Juventus Lelah Bahas Isu Kepindahan Paulo Dybala
Minggu, 20 Desember 2020 - 21:23 WIB
Konsekuensinya, Dybala dikabarkan bakal hengkang ke klub lain. Terlebih, sejak beberapa musim terakhir dia dikaitkan dengan klub-klub top Eropa macam Manchester United (MU) dan Paris Saint Germain (PSG), meski transfer urung terwujud dan sang pemain tetap bertahan di Juve. Menanggapi kisruh kontrak Dybala, Paratici mengatakan Juve lelah dan sudah terbiasa mendengar spekulasi mengenai masa depan Dybala setiap musimnya.
“Setiap hari sepanjang tahun kami harus berurusan dengan cerita transfer, jadi kami terbiasa dengan spekulasi ini (masa depan Dybala), "ungkap Paratici dilansir football-italia.net. Menurut rumor yang beredar, mandeknya perpanjangan kontrak dikarenakan Dybala dan agennya, Jorge Antun, meminta 15 euro juta per musim. Juve keberatan memenuhi permintaan tersebut. Presiden Andrea Agnelli bahkan mengungkapkan klub sudah menawarkan proposal perpanjangan kontrak tetapi belum direspons pihak Dybala.
Berbeda dengan Paratici dan Agnelli, Dybala mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya sudah siap untuk melakukan pembicaraan tetapi urung terjadi karena Juve cenderung lambat dalam merespons. "Agen saya tinggal di Turin untuk waktu yang lama tetapi tidak pernah ditelepon. Ada pembicaraan tentang kontrak, tetapi tidak ada satu pun yang benar. Hal itu yang membuat fans berbalik melawan saya, saya melakukan beberapa wawancara, ketika mereka mengizinkan saya bicara saya melakukannya dan saya selalu mencoba untuk mengatakan yang sebenarnya," kata Dybala.
Penyerang 27 tahun tersebut juga menganggap media telah memperburuk situasi kontraknya di Turin. Dybala berharap kisruh mengenai masa depannya segera diselesaikan dengan baik sehingga bisa fokus memberikan segenap kemampuan untuk Juve. Apapun permasalahannya, Dybala tetaplah pemain penting di lini depan skuad Andrea Pirlo bersama Cristiano Ronaldo dan Alvaro Morata. Dia telah berjasa besar saat membawa La Vecchia Signora menjuarai Serie A: 2015–16, 2016–17, 2017–18, 2018–19, 2019–20, Coppa Italia: 2015–16, 2016–17, 2017–18; runner-up: 2019–20, Supercoppa Italiana: 2015, 2018
“Setiap hari sepanjang tahun kami harus berurusan dengan cerita transfer, jadi kami terbiasa dengan spekulasi ini (masa depan Dybala), "ungkap Paratici dilansir football-italia.net. Menurut rumor yang beredar, mandeknya perpanjangan kontrak dikarenakan Dybala dan agennya, Jorge Antun, meminta 15 euro juta per musim. Juve keberatan memenuhi permintaan tersebut. Presiden Andrea Agnelli bahkan mengungkapkan klub sudah menawarkan proposal perpanjangan kontrak tetapi belum direspons pihak Dybala.
Berbeda dengan Paratici dan Agnelli, Dybala mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya sudah siap untuk melakukan pembicaraan tetapi urung terjadi karena Juve cenderung lambat dalam merespons. "Agen saya tinggal di Turin untuk waktu yang lama tetapi tidak pernah ditelepon. Ada pembicaraan tentang kontrak, tetapi tidak ada satu pun yang benar. Hal itu yang membuat fans berbalik melawan saya, saya melakukan beberapa wawancara, ketika mereka mengizinkan saya bicara saya melakukannya dan saya selalu mencoba untuk mengatakan yang sebenarnya," kata Dybala.
Penyerang 27 tahun tersebut juga menganggap media telah memperburuk situasi kontraknya di Turin. Dybala berharap kisruh mengenai masa depannya segera diselesaikan dengan baik sehingga bisa fokus memberikan segenap kemampuan untuk Juve. Apapun permasalahannya, Dybala tetaplah pemain penting di lini depan skuad Andrea Pirlo bersama Cristiano Ronaldo dan Alvaro Morata. Dia telah berjasa besar saat membawa La Vecchia Signora menjuarai Serie A: 2015–16, 2016–17, 2017–18, 2018–19, 2019–20, Coppa Italia: 2015–16, 2016–17, 2017–18; runner-up: 2019–20, Supercoppa Italiana: 2015, 2018
(ruf)
Lihat Juga :