Insan NBA Bereaksi atas Aksi Penyerbuan US Capitol
Kamis, 07 Januari 2021 - 22:01 WIB
“Pemilu yang sah tiba-tiba dipertanyakan oleh jutaan orang, termasuk banyak orang yang memimpin negara kami dalam pemerintahan,” kata Steve Kerr.
Sementara itu, pelatih Boston Celtics, Brad Stevens, juga buka suara soal invasi massa ke US Capitol. Menurutnya, semua kerusuhan itu terjadi karena kegiatan kampanye pihak yang kalah dilakukan dengan modal besar.
“Saya berpikir, jika Anda melakukannya dengan pendekatan menang di semua biaya, itu akan menjadi akhir yang tidak memuaskan. Dalam situasi ini bahkan memalukan,” kata Brad Stevens.
Dalam invasi massa ke US Capitol, seorang perempuan bahkan dilaporkan tertembak di bagian dada. Alat kerja jurnalis seperti kamera dan perekam suara yang digunakan meliput aksi itu juga dirusak. (Baca Juga: Rocketes Kembali Telan Kekalahan Tandang )
“Ini adalah hari yang memalukan bagi negara kita,” kata pelatih New Orleans Pelicans Stan Van Gundy.
Sementara itu, pelatih Boston Celtics, Brad Stevens, juga buka suara soal invasi massa ke US Capitol. Menurutnya, semua kerusuhan itu terjadi karena kegiatan kampanye pihak yang kalah dilakukan dengan modal besar.
“Saya berpikir, jika Anda melakukannya dengan pendekatan menang di semua biaya, itu akan menjadi akhir yang tidak memuaskan. Dalam situasi ini bahkan memalukan,” kata Brad Stevens.
Dalam invasi massa ke US Capitol, seorang perempuan bahkan dilaporkan tertembak di bagian dada. Alat kerja jurnalis seperti kamera dan perekam suara yang digunakan meliput aksi itu juga dirusak. (Baca Juga: Rocketes Kembali Telan Kekalahan Tandang )
“Ini adalah hari yang memalukan bagi negara kita,” kata pelatih New Orleans Pelicans Stan Van Gundy.
(sha)
Lihat Juga :