Kisah Persahabatan Cristiano Ronaldo dengan Miguel Paixao
Jum'at, 22 Januari 2021 - 23:02 WIB
Berbicara mengenai Paixao, dia memang memiliki perjalanan hidup yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Ronaldo. Ya, sama seperti Ronaldo, Paixao juga terlahir dari keluarga yang kurang mampu di perdesaan Portugal bernama Monte Gordo.
Paixao sendiri pun juga memiliki impian menjadi salah satu pesepakbola ternama. Maka dari itu pada 1997, Paixao pun memutuskan untuk merantau dari kampung halamannya ke Lisbon untuk melakukan seleski masuk ke dalam akademi Sporting.
Di saat yang bersamaan, Ronaldo melakukan hal yang sama. Pada saat itu, Ronaldo berusia 12 tahun dan Miguel setahun lebih tua. Bahkan Ronaldo dan Paixao ditempatkan dalam satu kamar di Residencial D, tempat para anak-anak Portugal mengejar mimpinya jadi pesepakbola di Sporting beristirahat.
Tidak hanya itu, entah kebetulan atau memang sudah takdir, Ronaldo dan Paixao juga sering disatukan dalam gim-gim internal yang dilakukan oleh staf kepelatihan Sporting. Hal itu dipicu lantaran keduanya selalu mampu menunjukkan kolaborasi mengesankan setiap diduetkan.
Bahkan tidak sedikit tim pelatih Sporting yang memprediksi bahwa Ronaldo dan Paixao bakal menjadi tulang punggung Timnas Portugal untuk meraih kesuksesan di masa depan. Akan tetapi nyatanya nasib berkata lain.
Paixao sendiri pun juga memiliki impian menjadi salah satu pesepakbola ternama. Maka dari itu pada 1997, Paixao pun memutuskan untuk merantau dari kampung halamannya ke Lisbon untuk melakukan seleski masuk ke dalam akademi Sporting.
Di saat yang bersamaan, Ronaldo melakukan hal yang sama. Pada saat itu, Ronaldo berusia 12 tahun dan Miguel setahun lebih tua. Bahkan Ronaldo dan Paixao ditempatkan dalam satu kamar di Residencial D, tempat para anak-anak Portugal mengejar mimpinya jadi pesepakbola di Sporting beristirahat.
Tidak hanya itu, entah kebetulan atau memang sudah takdir, Ronaldo dan Paixao juga sering disatukan dalam gim-gim internal yang dilakukan oleh staf kepelatihan Sporting. Hal itu dipicu lantaran keduanya selalu mampu menunjukkan kolaborasi mengesankan setiap diduetkan.
Bahkan tidak sedikit tim pelatih Sporting yang memprediksi bahwa Ronaldo dan Paixao bakal menjadi tulang punggung Timnas Portugal untuk meraih kesuksesan di masa depan. Akan tetapi nyatanya nasib berkata lain.