AC Milan Diyakini Akan Bangkit Setelah Dibantai Atalanta
Senin, 25 Januari 2021 - 23:59 WIB
Namun, Alessio Romagnoli dkk hanya berjarak dua poin dari Inter Milan di posisi kedua dan tujuh poin dari juara bertahan Juve yang berada di peringkat keempat. “Persaingan scudetto musim ini terbuka antara Milan dan Inter. Sedangkan untuk Juventus dan satu tim lainnya saya tidak bisa mengatakan apapun saat ini, karena saya belum mengidentifikasi mereka. Keseimbangannya terus berubah,” terang Costacurta.
Dukungan Costacurta terhadap Milan menjadi bukti rasa cintanya terhadap klub sangatlah besar. Ikatan emosionalnya kepada I Rossoneri sudah terjalin sangat lama. Dia adalah produk akademi Milan (1979-1986). Naik ke tim utama sejak 1986, Costacurta menjelma sebagai salah satu dari kuartet andalan lini pertahanan Milan periode 90an bersama Franco Baresi, Mauro Tassotti dan Paulo Maldini.Costacurta tampil 663 kali dan mencetak tiga gol untuk I Rossoneri.
Ketangguhannya turut berkontibusi membawa Milan meraih kesuksesan di level domestik, Eropa maupun internasional yakni Seri A : 1987–88, 1991–92, 1992–93, 1993–94, 1995–96, 1998–99, 2003–04, Coppa Italia: 2002–03, Supercoppa Italiana : 1988, 1992, 1993, 1994, 2004, Liga Champions : 1988–89, 1989–90, 1993–94, 2002–03, 2006–07, Super Eropa: 1989, 1990, 1994, 2003 dan Piala Intercontinental : 1989, 1990.Penampilan cemerlang di Milan membuat Costacurta dipanggil ke tim nasional Italia. Tercatat, dia mengoleksi 59 caps dan mencetak dua gol. Prestasi terbaiknya adalah membawa Gli Azzurri menjadi runner up Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat (AS).
Dukungan Costacurta terhadap Milan menjadi bukti rasa cintanya terhadap klub sangatlah besar. Ikatan emosionalnya kepada I Rossoneri sudah terjalin sangat lama. Dia adalah produk akademi Milan (1979-1986). Naik ke tim utama sejak 1986, Costacurta menjelma sebagai salah satu dari kuartet andalan lini pertahanan Milan periode 90an bersama Franco Baresi, Mauro Tassotti dan Paulo Maldini.Costacurta tampil 663 kali dan mencetak tiga gol untuk I Rossoneri.
Ketangguhannya turut berkontibusi membawa Milan meraih kesuksesan di level domestik, Eropa maupun internasional yakni Seri A : 1987–88, 1991–92, 1992–93, 1993–94, 1995–96, 1998–99, 2003–04, Coppa Italia: 2002–03, Supercoppa Italiana : 1988, 1992, 1993, 1994, 2004, Liga Champions : 1988–89, 1989–90, 1993–94, 2002–03, 2006–07, Super Eropa: 1989, 1990, 1994, 2003 dan Piala Intercontinental : 1989, 1990.Penampilan cemerlang di Milan membuat Costacurta dipanggil ke tim nasional Italia. Tercatat, dia mengoleksi 59 caps dan mencetak dua gol. Prestasi terbaiknya adalah membawa Gli Azzurri menjadi runner up Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat (AS).
(ruf)
Lihat Juga :