Ritual Unik Fabio Quartararo, Jadi yang Pertama Hidupkan Motor
Senin, 08 Februari 2021 - 07:30 WIB
“Pada tes di Valencia (2018), saya bertanya apakah bisa mencoba menyalakan mesin motor. Semua kru tertawa karena mereka tidak mengerti mengapa ada pembalap mau melakukan hal itu,” ungkap Fabio Quartararo, dikutip dari Speedweek.
“Setiap kali saya berada di garasi dan melihat mekanik menyiapkan motor, saya selalu membantu mereka. Saya ini bukan hanya pembalap, tetapi juga bagian dari tim,” imbuh pembalap berusia 21 tahun tersebut.
Alasan Quartararo tersebut sungguh unik. Dia sadar, tanpa kerja keras para mekanik, motornya tidak akan siap untuk dipakai balapan. Karena itu, dia ingin selalu membantu mekaniknya untuk hal sekecil apa pun.
“Tanpa para mekanik dan teknisi, motor saya tidak akan bekerja dengan optimal. Saya ingin menjadi bagian dari tim, bukan hanya pembalap yang naik ke atas motor dan mengendarainya di sirkuit,” lanjut Quartararo.
“Tim terasa seperti keluarga. Kami semua adalah manusia biasa, sama seperti anggota tim lainnya. Jika saya menang, sangat penting untuk menyebut kami sudah memenangi balapan, bukan hanya saya. Sebab, orang-orang bekerja sama kerasnya dengan saya,” tutup pembalap kelahiran Nice itu.
“Setiap kali saya berada di garasi dan melihat mekanik menyiapkan motor, saya selalu membantu mereka. Saya ini bukan hanya pembalap, tetapi juga bagian dari tim,” imbuh pembalap berusia 21 tahun tersebut.
Alasan Quartararo tersebut sungguh unik. Dia sadar, tanpa kerja keras para mekanik, motornya tidak akan siap untuk dipakai balapan. Karena itu, dia ingin selalu membantu mekaniknya untuk hal sekecil apa pun.
“Tanpa para mekanik dan teknisi, motor saya tidak akan bekerja dengan optimal. Saya ingin menjadi bagian dari tim, bukan hanya pembalap yang naik ke atas motor dan mengendarainya di sirkuit,” lanjut Quartararo.
“Tim terasa seperti keluarga. Kami semua adalah manusia biasa, sama seperti anggota tim lainnya. Jika saya menang, sangat penting untuk menyebut kami sudah memenangi balapan, bukan hanya saya. Sebab, orang-orang bekerja sama kerasnya dengan saya,” tutup pembalap kelahiran Nice itu.
Lihat Juga :