Nony Krystianti Latihan Keras demi Tampil Prima di Hadapan Lawan
Senin, 08 Februari 2021 - 22:54 WIB
Ketika itu ibunya memiliki kantin makanan di sebuah rumah biliar di Cirebon. Setiap hari ia diajak ibunya ke tempat itu sehingga setiap hari pula ia menyaksikan orang-orang asik bermain biliar.
Tak lama dari itu gadis kelahiran Cirebon, 23 November 1995 ini pun mulai menjajal permainan yang memikat hatinya. Sekitar 10 tahun setelah mengenal dan serius berlatih serta malang melintang di berbagai turnamen, ia pun mulai mendulang hasil. Tahun 2016 ia mulai meraih gelar juara di berbagai event bergengsi.
2016: meraih medali perunggu PON Jawa Barat,
2017: medali emas 9 Ball Single Kejurnas, Juara Pepi Cup
2018: Quarter Final All Japan Championship, Runner up Open Handicap Green Garden,
2019: semifinalis Lion Cup Singapore, Medali perak Sea Games 9 Ball Double dan
2020: juara 1 Double 9 Ball Papua Open.
Tak lama dari itu gadis kelahiran Cirebon, 23 November 1995 ini pun mulai menjajal permainan yang memikat hatinya. Sekitar 10 tahun setelah mengenal dan serius berlatih serta malang melintang di berbagai turnamen, ia pun mulai mendulang hasil. Tahun 2016 ia mulai meraih gelar juara di berbagai event bergengsi.
2016: meraih medali perunggu PON Jawa Barat,
2017: medali emas 9 Ball Single Kejurnas, Juara Pepi Cup
2018: Quarter Final All Japan Championship, Runner up Open Handicap Green Garden,
2019: semifinalis Lion Cup Singapore, Medali perak Sea Games 9 Ball Double dan
2020: juara 1 Double 9 Ball Papua Open.
Lihat Juga :