Tinggalkan PSG karena Cedera, Neymar Ngaku Sedih Dituduh Tukang Diving
Jum'at, 12 Februari 2021 - 16:05 WIB
“Kesedihan yang saya rasakan luar biasa, rasa sakitnya luar biasa, dan saya menangis terus-menerus. Hal itu karena sekali lagi saya akan berhenti sejenak dari kegiatan yang paling saya sukai dalam hidup saya, yaitu sepak bola,” cerita Neymar di instagram pribadinya.
Dia justru heran mengapa banyak lawan yang kerap kali mencoba menghentikannya dengan keras yang membuatnya kerap menepi dari pertandingan. Gara-gara dilanggar terus-menerus, Neymar sempat merasa tidak nyaman dengan gaya bermainnya.
“Terkadang saya merasa tidak nyaman karena gaya permainan saya. Sebab setiap kali menggiring bola, lalu akhirnya saya dihajar terus menerus. Saya tidak tahu apakah masalahnya adalah saya atau yang saya lakukan di lapangan. Itu benar-benar membuat saya sedih,” tambahnya.
Neymar juga mulai lelah harus cedera setiap kali mendapatkan pelanggaran keras dari lawannya. Apalagi dengan ditambahan tuduhan publik yang sering menyebutnya tukang diving telah membuat hatinya terluka.
“Hal yang lebih membuat saya semakin sedih adalah saya harus mendengarkan pemain, pelatih, komentator, atau siapa pun yang mengatakan 'mereka benar-benar harus menjatuhkan saya', 'dia sering jatuh', 'cengeng', 'manja' dan banyak hal lainnya,” sambung Neymar.
Dia justru heran mengapa banyak lawan yang kerap kali mencoba menghentikannya dengan keras yang membuatnya kerap menepi dari pertandingan. Gara-gara dilanggar terus-menerus, Neymar sempat merasa tidak nyaman dengan gaya bermainnya.
“Terkadang saya merasa tidak nyaman karena gaya permainan saya. Sebab setiap kali menggiring bola, lalu akhirnya saya dihajar terus menerus. Saya tidak tahu apakah masalahnya adalah saya atau yang saya lakukan di lapangan. Itu benar-benar membuat saya sedih,” tambahnya.
Neymar juga mulai lelah harus cedera setiap kali mendapatkan pelanggaran keras dari lawannya. Apalagi dengan ditambahan tuduhan publik yang sering menyebutnya tukang diving telah membuat hatinya terluka.
“Hal yang lebih membuat saya semakin sedih adalah saya harus mendengarkan pemain, pelatih, komentator, atau siapa pun yang mengatakan 'mereka benar-benar harus menjatuhkan saya', 'dia sering jatuh', 'cengeng', 'manja' dan banyak hal lainnya,” sambung Neymar.
Lihat Juga :