Perjalanan Camavinga Menggapai Mimpi: Dari Rusak Perabotan Rumah hingga Diincar Real Madrid

Senin, 18 Mei 2020 - 20:09 WIB
Sontak saja, kebahagiaan yang dirasakan Camavinga berubah menjadi berita duka. "Kami menghabiskan waktu kurang dari setahun di rumah yang dibangun orang tua saya dengan upaya mereka, dan saya ingat seolah-olah kebakaran itu kemarin," kenang Camavinga.

"Saat peristiwa itu terjadi saya berada di sekolah dan di luar jendela saya melihat petugas pemadam kebakaran lewat. Di akhir kelas para guru mendekati adik perempuanku dan memberi tahu kami tentang hal itu. Ayahku datang mencari kami dan membawa kami ke sana, semuanya hancur, dan semuanya terbakar."

Tapi klub Rennes, yang mengetahui musibah itu langsung memberikan bantuan kepada keluarga Camavinga. "Mereka kehilangan segalanya, rumah itu adalah lautan air mata," kenang Nicolas Martinais saat menjadi pelatih Camavinga di Akademi Rennes.

Kepergiannya ke Rennes ditunda sedikit lebih lama karena keluarga kehilangan semua dokumen imigrasi mereka dalam kebakaran. Di saat situasi itu, Ayah Camavinga menyuruh putranya untuk bangkit menghadapi tantangan menjadi pemain sepak bola profesional, meskipun ada kesulitan besar yang dihadapi keluarga mereka.

"Jangan khawatir, kamu akan menjadi pemain sepak bola yang hebat dan kamu akan membangun rumah ini," kata ayah Camavinga, Celestino.

Akibat kebakaran tersebut Camavinga dan keluarganya banyak mengalami permasalahan untuk mendapatkan status kewarganegaraan Prancis. Sebab, dokumen identifikasi keluarga ikut terbakar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!