Ferland Mendy, Bek Sayap Real Madrid yang Nyaris Diamputasi
Selasa, 23 Februari 2021 - 21:01 WIB
Ferland Mendy, Bek Sayap Real Madrid yang Nyaris Diamputasi
MANDRID - Ferland Mendy merebut predikat bek sayap terbaik Liga Prancis selama dua musim berturut-turut sebelum diboyong ke Real Madrid . Siapa sangka, di balik kariernya yang cemerlang, Mendy punya kisah pilu. Kakinya nyaris diamputasi.
Mendy, 25 tahun, diboyong Real Madrid dari Olympique Lyon pada musim panas 2019. Saat itu pemain berkebangsaan Prancis menyandang predikat bek sayap terbaik di League 1 dengan bandrol harga mencapai 48 juta euro atau sekira Rp771 miliar.
Baca Juga: Depay Tegaskan Bertahan di Lyon, Barcelona Gigit Jari
Memasuki musim keduanya bersama El Real, Mendy mulai banyak bercerita. Kepada situs resmi UEFA, pemain berpostur 180cm itu mengisahkan pengalaman pilu di masa kecil, yang membuat kakinya nyaris diamputasi oleh dokter.
Cerita dimulai saat Mendy merintis kariernya di tim junior Paris Saint Germain (PSG) U-11. Kala itu Mendy mengalami cedera arthritis di bagian pinggul yang memicu infeksi. Setelah menjalani perawatan cukup lama di rumah sakit, dokter memberi tahu bawa kariernya sebagai pesepak bola telah tamat.
“Setelah tiga bulan di rumah sakit, saya naik meja operasi. Dokter bahkan mengatakan tentang amputasi. Saya berada di kursi roda untuk waktu yang lama, kemudian dengan kruk belajar berjalan lagi,” kata Mendy.
Mendy, 25 tahun, diboyong Real Madrid dari Olympique Lyon pada musim panas 2019. Saat itu pemain berkebangsaan Prancis menyandang predikat bek sayap terbaik di League 1 dengan bandrol harga mencapai 48 juta euro atau sekira Rp771 miliar.
Baca Juga: Depay Tegaskan Bertahan di Lyon, Barcelona Gigit Jari
Memasuki musim keduanya bersama El Real, Mendy mulai banyak bercerita. Kepada situs resmi UEFA, pemain berpostur 180cm itu mengisahkan pengalaman pilu di masa kecil, yang membuat kakinya nyaris diamputasi oleh dokter.
Cerita dimulai saat Mendy merintis kariernya di tim junior Paris Saint Germain (PSG) U-11. Kala itu Mendy mengalami cedera arthritis di bagian pinggul yang memicu infeksi. Setelah menjalani perawatan cukup lama di rumah sakit, dokter memberi tahu bawa kariernya sebagai pesepak bola telah tamat.
“Setelah tiga bulan di rumah sakit, saya naik meja operasi. Dokter bahkan mengatakan tentang amputasi. Saya berada di kursi roda untuk waktu yang lama, kemudian dengan kruk belajar berjalan lagi,” kata Mendy.
Lihat Juga :