Tyson Fury Frustrasi Berat gara-gara Anthony Joshua dan Wilder
Jum'at, 26 Februari 2021 - 15:15 WIB
Tyson Fury Frustrasi Berat gara-gara Anthony Joshua dan Wilder/The Sun
Tyson Fury dilanda frustrasi akibat gelapnya negosiasi pertarungan unifikasi Kelas Berat melawan Anthony Joshua . Pembatalan trilogi melawan Deontay Wilder makin membuat Fury frustrasi berat.
’’Mereka memiliki satu tahun penuh untuk mencoba dan mewujudkan pertarungan ini terjadi. Sejak pertarungan Wilder terakhir, bahkan sebelum pertarungan Wilder, mereka membicarakan tentang kemungkinan pertarungan antara aku dan Joshua,’’kata Fury.
Baca Juga: Raksasa Kelas Berat China Zhang Zhilei Cari Mangsa di Inggris
Fury meraih kemenangan atas Deontay Wilder pada 22 Februari tahun lalu untuk mengamankan sabuk Kelas Berat WBC. Tapi pertarungan trilogi dengan Bronze Bomber batal karena kontrak kadaluarsa. ’’Mereka punya waktu setahun penuh untuk membuat sesuatu terjadi, dan itu belum terjadi sampai sekarang. Memang begitulah adanya. Kami tidak lebih maju hari ini daripada tahun lalu,’’jelasnya.
Fury kemudian mengungkapkan apa yang dia yakini sebagai hambatan utama dalam mencapai kesepakatan.’’Cara [pandemi] saat ini, menurut saya [negosiasi] tidak banyak hubungannya dengan para petinju.Ini berkaitan dengan tempat, tanggal, tempat, biaya tempat. Ini berkaitan dengan segalanya kecuali pertarungan itu sendiri,’’paparnya.
Menunggu dalam ketidakjelasan selama 12 bulan benar-benar membuat frustrasi. Pasalnya, dia lama tidak bertarung sehingga memengaruhi pikirannya. ’’Itu hanya kekacauan besar. Saya seharusnya bertinju, karena saya sangat tidak aktif. Saya sudah tidak bertanding selama lebih dari setahun,’’ujarnya.
’’Mereka memiliki satu tahun penuh untuk mencoba dan mewujudkan pertarungan ini terjadi. Sejak pertarungan Wilder terakhir, bahkan sebelum pertarungan Wilder, mereka membicarakan tentang kemungkinan pertarungan antara aku dan Joshua,’’kata Fury.
Baca Juga: Raksasa Kelas Berat China Zhang Zhilei Cari Mangsa di Inggris
Fury meraih kemenangan atas Deontay Wilder pada 22 Februari tahun lalu untuk mengamankan sabuk Kelas Berat WBC. Tapi pertarungan trilogi dengan Bronze Bomber batal karena kontrak kadaluarsa. ’’Mereka punya waktu setahun penuh untuk membuat sesuatu terjadi, dan itu belum terjadi sampai sekarang. Memang begitulah adanya. Kami tidak lebih maju hari ini daripada tahun lalu,’’jelasnya.
Fury kemudian mengungkapkan apa yang dia yakini sebagai hambatan utama dalam mencapai kesepakatan.’’Cara [pandemi] saat ini, menurut saya [negosiasi] tidak banyak hubungannya dengan para petinju.Ini berkaitan dengan tempat, tanggal, tempat, biaya tempat. Ini berkaitan dengan segalanya kecuali pertarungan itu sendiri,’’paparnya.
Menunggu dalam ketidakjelasan selama 12 bulan benar-benar membuat frustrasi. Pasalnya, dia lama tidak bertarung sehingga memengaruhi pikirannya. ’’Itu hanya kekacauan besar. Saya seharusnya bertinju, karena saya sangat tidak aktif. Saya sudah tidak bertanding selama lebih dari setahun,’’ujarnya.
Lihat Juga :