Langkah Vettel Bertahan di Formula One Makin Berat
Selasa, 19 Mei 2020 - 12:30 WIB
Hanya, Wolff menyatakan jika fokus tim saat ini adalah George Russell, pembalap junior Mercedes yang melakukan debutnya di F1 tahun lalu bersama Williams.
“Bagi kami, pertanyaannya adalah apa yang harus dilakukan tentang Russell? Itu satu pilihan. Lalu, ada juga pilihan kepada Vettel. Tapi, itu bukan yang pertama dalam agenda kami. Karena, kami harus berkonsentrasi pada keinginan kami sendiri dan program pembalap jangka panjang,” kata Wolff, dilansir gotoday.
Tahun lalu, Russell menghabiskan musim pertamanya di F1 dengan hasil kurang meyakinkan. Dia berjuang bersama Williams untuk bisa bersaing dengan para rivalnya sepanjang tahun.
Namun, performa mobil Williams FW 42 dengan kekuatan mesin Mercedes M10 EQ Power+ 1.6 V6 t sangat buruk. Terbukti, pembalap berusia 22 tahun itu menyelesaikan musim dengan mendapatkan satu poin pun dan berada di posisi terakhir klasemen pembalap.
Namun, Russell tetap menjadi bidikan terkuat untuk menjadi pembalap Mercedes yang lebih mementingkan program pembalapnya. Apalagi, kontrak dua pembalap Mercedes, yakni Hamilton dan Valtteri Bottas akan habis di akhir musim ini. Jadi, Russell bisa saja menggantikan salah satu dari pembalapnya tersebut.
“Bagi kami, pertanyaannya adalah apa yang harus dilakukan tentang Russell? Itu satu pilihan. Lalu, ada juga pilihan kepada Vettel. Tapi, itu bukan yang pertama dalam agenda kami. Karena, kami harus berkonsentrasi pada keinginan kami sendiri dan program pembalap jangka panjang,” kata Wolff, dilansir gotoday.
Tahun lalu, Russell menghabiskan musim pertamanya di F1 dengan hasil kurang meyakinkan. Dia berjuang bersama Williams untuk bisa bersaing dengan para rivalnya sepanjang tahun.
Namun, performa mobil Williams FW 42 dengan kekuatan mesin Mercedes M10 EQ Power+ 1.6 V6 t sangat buruk. Terbukti, pembalap berusia 22 tahun itu menyelesaikan musim dengan mendapatkan satu poin pun dan berada di posisi terakhir klasemen pembalap.
Namun, Russell tetap menjadi bidikan terkuat untuk menjadi pembalap Mercedes yang lebih mementingkan program pembalapnya. Apalagi, kontrak dua pembalap Mercedes, yakni Hamilton dan Valtteri Bottas akan habis di akhir musim ini. Jadi, Russell bisa saja menggantikan salah satu dari pembalapnya tersebut.
Lihat Juga :