Berubah Status Jadi Pria, Torehan Aprilia Manganang sebagai Pevoli Putri Tetap Aman
Jum'at, 12 Maret 2021 - 12:05 WIB
Hipospadia merupakan kondisi langka ketika lubang pipis penis tidak berada di ujung, tetapi bawah. Kebanyakan kelainan ini tidaklah parah. Akan tetapi, kasus Aprilia termasuk dalam kategori 10 persen yang serius sehingga butuh penanganan khusus pula.
Patut disayangkan, Aprilia tidak bisa menangani kelainannya dengan maksimal karena ketidakpahaman dan ekonomi keluarga yang kurang mampu pada waktu itu. Alhasil, Aprilia pun dianggap sebagai perempuan berdasarkan ciri-ciri fisik sewaktu lahir.
Kebenaran tentang jenis kelamin Aprilia menimbulkan pertanyaan di benak masyarakat, terutama terkait prestasinya di dunia voli putri. Akan tetapi, PBVSI telah memastikan, bahwa tidak akan mencabut segala pencapaian Aprilia di level nasional karena itu merupakan haknya.
“Seluruh penghargaan waktu dia (Aprilia) ikut proliga dan lain sebagainya di nasional, tidak akan kita cabut. Tetap sebagai hak dia karena ini bukan kesengajaan,” ucap Hanny dalam konferensi pers virtual.
“Ini karena faktor dari kelahiran dan dia sendiri tidak tahu, bahwa sebenarnya laki-laki. Jadi, tidak ada faktor kesengajaan sehingga kita tidak akan mencabut. Itu tetap hak April,” tuturnya.
Patut disayangkan, Aprilia tidak bisa menangani kelainannya dengan maksimal karena ketidakpahaman dan ekonomi keluarga yang kurang mampu pada waktu itu. Alhasil, Aprilia pun dianggap sebagai perempuan berdasarkan ciri-ciri fisik sewaktu lahir.
Kebenaran tentang jenis kelamin Aprilia menimbulkan pertanyaan di benak masyarakat, terutama terkait prestasinya di dunia voli putri. Akan tetapi, PBVSI telah memastikan, bahwa tidak akan mencabut segala pencapaian Aprilia di level nasional karena itu merupakan haknya.
“Seluruh penghargaan waktu dia (Aprilia) ikut proliga dan lain sebagainya di nasional, tidak akan kita cabut. Tetap sebagai hak dia karena ini bukan kesengajaan,” ucap Hanny dalam konferensi pers virtual.
“Ini karena faktor dari kelahiran dan dia sendiri tidak tahu, bahwa sebenarnya laki-laki. Jadi, tidak ada faktor kesengajaan sehingga kita tidak akan mencabut. Itu tetap hak April,” tuturnya.
Lihat Juga :