Race Director MotoGP Perketat Batas Lintasan Pakai Sensor
Jum'at, 26 Maret 2021 - 14:47 WIB
Musim lalu, para pembalap diizinkan berada di luar batas lintasan dengan satu ban dan masih bisa mempertahankan waktu putarannya. Namun ketika kedua roda menyentuh zona run-off yang dicat hijau, maka seluruh lap akan dibatalkan. Hal ini biasanya terjadi saat para pembalap menjalani sesi latihan bebas, dan kualifikasi.
“Sekarang tidak ada lagi beban. Keluar, tidak masalah apakah itu satu atau dua ban. Itu lebih tepat dan berarti lebih adil untuk setiap pembalap, dengan pandangan yang sangat jelas tentang siapa yang masuk atau yang keluar. Aturannya sama, tetapi penilaiannya jauh lebih tepat,” tegasnya.
Selanjutnya, jika pembalap telah melewati batas lintasan sebanyak tiga kali, dia akan diberi peringatan saat balapan. Sedangkan jika melakukan lima kali bisa terkena penalti long lap. Selain itu, pembalap akan kehilangan tempat jika mengabaikan batasan lintasan di lap terakhir balapan, seperti dalam kasus Jorge Martin di Grand Prix Styrian 2020 di Moto2. Ketika itu, dia kehilangan kemenangannya.
“Sekarang tidak ada lagi beban. Keluar, tidak masalah apakah itu satu atau dua ban. Itu lebih tepat dan berarti lebih adil untuk setiap pembalap, dengan pandangan yang sangat jelas tentang siapa yang masuk atau yang keluar. Aturannya sama, tetapi penilaiannya jauh lebih tepat,” tegasnya.
Selanjutnya, jika pembalap telah melewati batas lintasan sebanyak tiga kali, dia akan diberi peringatan saat balapan. Sedangkan jika melakukan lima kali bisa terkena penalti long lap. Selain itu, pembalap akan kehilangan tempat jika mengabaikan batasan lintasan di lap terakhir balapan, seperti dalam kasus Jorge Martin di Grand Prix Styrian 2020 di Moto2. Ketika itu, dia kehilangan kemenangannya.
(abr)
Lihat Juga :