PB PASI dan Badan Atletik Dunia Gelar Survei Pemetaan Masalah

Jum'at, 30 April 2021 - 18:01 WIB
“Seperti di Indonesia, ketersediaan fasilitas dengan standar yang sama di setiap cabang PB PASI masih menjadi kendala hingga saat ini yang berujung pada lambatnya regenerasi atlet,” kata Tigor Tanjung dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (30/4/2021).

Temuan lain dalam survei ini menyebut bahwa 55% pelatih setuju bahwa atletik adalah cabang olahraga paling mudah diakses, sekaligus aktivitas terbaik untuk mewujudkan masyarakat lebih sehat. Mereka yang masuk kategori atlet amatir justru menyumbang jumlah terbesar dalam demografi.

Tantangan lain dalam usaha pengembangan dunia atletik ke depannya, menurut survei ini, adalah publikasi. Ke depannya, media massa diharapkan menambah jumlah pemberitaan dan siaran televisi terkait event-event besar di cabang atletik

“Ini mengapa survei Global Conversation ini menjadi penting karena menjadi alat suara semua pelaku dan pemangku kepentingan atletik untuk bisa memberikan aspirasi mereka ke dalam World Plan for Athletic untuk dekade mendatang,” kata Tigor Tanjung.

Sementara itu, Presiden Badan Atletik Dunia, Sebastian Coe, mengatakan hasil survei Global Conversation akan dipakai untuk merancang World Plan for Athletics 2022-2030. Hasil dari survei ini juga akan dibahas dalam World Athletics Council yang rencananya digelar pertengahan tahun, dan Kongres Badan Atletik Dunia, November 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!