Lantik Pengurus FTPI Pusat, Milasari Ingin Lahirkan Petinju yang Miliki Integritas dan Kredibilitas

Jum'at, 07 Mei 2021 - 03:03 WIB
Meski saat ini dunia secara global masih mengalami virus pandemi corona, Milasari tetap mempunyai keinginan yang besar untuk menggelar sebuah pertarungan tinju dengan protokoler kesehatan yang ketat. Meskipun bukan tugas yang mudah, namun ia bakal mencoba bergandengan tangan untuk bisa merealisasikan secara bertahap.

"Pandemi memang masih berlangsung, tapi apapun situasi dan kondisinya, dunia tinju pro harus terus berjalan. Kami ingin pelaksanaan pertandingan tinju dibawah organisasi FTPI diisi dengan orang-orang yang terbaik dibidangnya, mulai dari perangkat petugas pertandingan, tim medis, juga petinjunya. FTPI juga ingin agar terus lahir promotor-promotor baru ditiap daerah yang terus mempromosikan berbagai event tinju profesional di seluruh Indonesia. Memang bukan tugas yang mudah, tapi setidaknya kita akan mencoba bergandengan tangan untuk bisa merealisasikan secara bertahap. Yang terpenting sekarang adalah membenahi, menyamakan visi dan misi FTPI Pusat dan daerah agar bisa selaras satu sama lainnya" sambungnya lagi.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakili Stafsus Menpora M.Nigara, disertai Prof. DR. Paiman Raharjo, M.M, M.Si, Staf Ahli Menpora bidang Mahasiswa dan Kepemudaan,yang juga sebagai Dewan Pembina FTPI. Ia turut memberikan pesan khusus kepada Milasari Kusumo Anggraini dan juga para pengurus pusat yang baru dilantik agar menjaga marwah organisasi FTPI sebagai organisasi olahraga yang diharapkannya bisa menjadi acuan bagi organisasi olahraga lainnya.

"Selamat menjalankan tugas kepada ketua terpilih dan para pengurus pusat yang hadir disini. Harapan saya dibawah FTPI, tinju profesional semakin terus maju kearah yang lebih baik lagi. Bekerjalah dengan hati meskipun ini sifatnya adalah didasari oleh pengabdian dan passion yang sama," tegas Paiman Raharjo.

Dalam waktu dekat FTPI berencana melaksanakan rapat kerja nasional (rakernas) untuk menyusun program kerja selama lima tahun kedepan. "Setelah lebaran kita harus melakukan rakernas, FTPI harus bekerja cepat, bekerja dengan smart dan terus mengembangkan dan beradaptasi dengan inovasi teknologi. Kedepannya kita ingin menggodok para petinju kami agar tidak hanya mengenal bertarung untuk makan, tetapi juga di ajarkan pengetahuan dasar enterprenership sebagai bekal setelah pensiun dari dunia tinju di masa tua," pungkas Milasari.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!