Sandiaga Uno: Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Prioritas di WSBK 2021
Rabu, 02 Juni 2021 - 19:03 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, menuturkan penerapan protokol kesehatan akan jadi prioritas pemerintah saat Indonesia menjadi tuan rumah pagelaran World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika, November mendatang / Foto:Kemenparekraf
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno , menuturkan penerapan protokol kesehatan akan jadi prioritas pemerintah saat Indonesia menjadi tuan rumah pagelaran World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika, November mendatang. Salah satunya meminta para pembalap untuk menjalani karantina sebelum menjalani sesi latihan.
"WSBK merupakan ajang bergengsi yang akan menjadi ajang pendahuluan, sebelum MotoGP rencananya akan diselenggarakan bulan Maret 2022. WSBK ini akan melibatkan 24 pembalap mancanegara, yang akan bertanding di event bergengsi di akhir musim WSBK," kata Sandoaga Uno, Rabu (2/6/2021).
BACA JUGA: Indonesia Tuan Rumah FIBA Asia Cup 2021
Sandiaga Uno meyakini bisa mendatangkan 20 ribu penonton saat pagelaran balap motor ini berlangsung di NTB. "Diperkirakan 20 ribu penonton per hari yang berpotensi menyaksikan WSBK. Namun, tadi arahan Bapak Presiden, walau antusiasme yang tinggi dari masyarakat, penyelenggaraan harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dan disiplin, baik bagi para pembalap, ofisial dan juga para penonton,” tutur Sandiaga.
"WSBK merupakan ajang bergengsi yang akan menjadi ajang pendahuluan, sebelum MotoGP rencananya akan diselenggarakan bulan Maret 2022. WSBK ini akan melibatkan 24 pembalap mancanegara, yang akan bertanding di event bergengsi di akhir musim WSBK," kata Sandoaga Uno, Rabu (2/6/2021).
BACA JUGA: Indonesia Tuan Rumah FIBA Asia Cup 2021
Sandiaga Uno meyakini bisa mendatangkan 20 ribu penonton saat pagelaran balap motor ini berlangsung di NTB. "Diperkirakan 20 ribu penonton per hari yang berpotensi menyaksikan WSBK. Namun, tadi arahan Bapak Presiden, walau antusiasme yang tinggi dari masyarakat, penyelenggaraan harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dan disiplin, baik bagi para pembalap, ofisial dan juga para penonton,” tutur Sandiaga.
Lihat Juga :