Wijnaldum Minta UEFA Hentikan Pertandingan jika Ada Aroma Rasisme
Sabtu, 26 Juni 2021 - 11:01 WIB
Wijnaldum Minta UEFA Hentikan Pertandingan jika Ada Aroma Rasisme. Foto: UEFA
BUDAPEST - Gelandang serang Tim Nasional (Timnas) Belanda, Georginio Wijnaldum , meminta Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) untuk bertanggung jawab atas kasus rasisme di lapangan. Hal tersebut menyusul adanya kasus rasisme di Puskas Arena saat Prancis kontra Hungaria beberapa waktu lalu.
Kasus tersebut diantaranya menimpa Karim Benzema dan Kylian Mbappe . Dalam pertandingan tersebut, kedua penyerang Timnas Prancis tersebut dilecehkan secara rasial. Karena itu, Wijnaldum dan kolega yang juga akan bermain di Puskas Arena pada babak 16 besar meminta UEFA lebih tegas kepada para pelaku rasis.
Baca Juga: Piala Eropa 2020 Kental Aroma LGBT
"UEFA harus ada di sana untuk melindungi para pemain di lapangan, juga harus mengambil keputusan untuk para pemain yang dilecehkan,” tegas Wijnaldum dilansir dari Marca.
"Selain itu, UEFA harus mengambil peran utama dan seharusnya mereka yang mengatakan 'jika ini terjadi, pertandingan dihentikan',” tambahnya.
Di sisi lain, pemain berusia 28 tahun tersebut berkata akan mengambil tindakan sendiri jika pelecehan secara rasial terjadi kepada dirinya. Lebih lanjut, ia mengatakan akan mendekati wasit jika hal itu terjadi dan mendiskusikannya dengan rekan setimnya.
Kasus tersebut diantaranya menimpa Karim Benzema dan Kylian Mbappe . Dalam pertandingan tersebut, kedua penyerang Timnas Prancis tersebut dilecehkan secara rasial. Karena itu, Wijnaldum dan kolega yang juga akan bermain di Puskas Arena pada babak 16 besar meminta UEFA lebih tegas kepada para pelaku rasis.
Baca Juga: Piala Eropa 2020 Kental Aroma LGBT
"UEFA harus ada di sana untuk melindungi para pemain di lapangan, juga harus mengambil keputusan untuk para pemain yang dilecehkan,” tegas Wijnaldum dilansir dari Marca.
"Selain itu, UEFA harus mengambil peran utama dan seharusnya mereka yang mengatakan 'jika ini terjadi, pertandingan dihentikan',” tambahnya.
Di sisi lain, pemain berusia 28 tahun tersebut berkata akan mengambil tindakan sendiri jika pelecehan secara rasial terjadi kepada dirinya. Lebih lanjut, ia mengatakan akan mendekati wasit jika hal itu terjadi dan mendiskusikannya dengan rekan setimnya.
Lihat Juga :