Atlet Panjat Tebing Terpapar Covid-19 saat Tampil di Swiss, Kemenpora Jamin Perawatan
Rabu, 07 Juli 2021 - 03:03 WIB
“Jadi, ada yang kena (terpapar virus Covid-19) dan kami sudah konfimasi ke Federasi Panjat Tebing. Tadi malam saya sudah telepon mba Yenny, selaku Ketumnya. Kemudian saya kirim surat kepada pak Dubes di Swiss, kirim surat mohon agar pihak Kedutaan memfasilitasi masa karantina mereka,” ucap Gatot saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (6/7/2021).
Menurut pemaparan Gatot, seharusnya 16 orang yang termasuk atlet dan pelatih panjat tebing itu pulang ke Indonesia pada Senin 5 Juli 2021. Akan tetapi, saat di tes PCR, empat orang dinyatakan positif terpapar virus corona.
Keempat yang terkonfimasi terpapar virus corona itu adalah tiga di antaranya atlet, yakni Alfian M. Fadjri, Vedriq Leonardo, dan Desak Made Rita. Sedangkan satunya lagi berasal dari ofisial, yakni Christina Glorya Purba.
“Harusnya kemaren itu (Senin) mereka sudah terbang pulang ke Indonesia. Tapi pada saat mau pulang, kemudian di PCR, dari 16 itu empat di antaranya terkena Covid-19. Semua akhirnya dikarantina, karena aturan di Swiss menyebutkan walaupun tidak terkena covid tapi karena berinteraksi ya harus dikarantina,” tambahnya.
Gatot pun berharap kejadian serupa tak terjadi sebab nantinya yang rugi bisa jadi atlet itu sendiri ketika kurang maksimal dalam menjaga diri dari virus corona. Ia pun meminta semua orang untuk tetap waspada dari pandemi ini, karena atlet yang terlihat sehat dan sering berolahraga saja bisa terinfeksi Covid-19 tersebut.
Menurut pemaparan Gatot, seharusnya 16 orang yang termasuk atlet dan pelatih panjat tebing itu pulang ke Indonesia pada Senin 5 Juli 2021. Akan tetapi, saat di tes PCR, empat orang dinyatakan positif terpapar virus corona.
Keempat yang terkonfimasi terpapar virus corona itu adalah tiga di antaranya atlet, yakni Alfian M. Fadjri, Vedriq Leonardo, dan Desak Made Rita. Sedangkan satunya lagi berasal dari ofisial, yakni Christina Glorya Purba.
“Harusnya kemaren itu (Senin) mereka sudah terbang pulang ke Indonesia. Tapi pada saat mau pulang, kemudian di PCR, dari 16 itu empat di antaranya terkena Covid-19. Semua akhirnya dikarantina, karena aturan di Swiss menyebutkan walaupun tidak terkena covid tapi karena berinteraksi ya harus dikarantina,” tambahnya.
Gatot pun berharap kejadian serupa tak terjadi sebab nantinya yang rugi bisa jadi atlet itu sendiri ketika kurang maksimal dalam menjaga diri dari virus corona. Ia pun meminta semua orang untuk tetap waspada dari pandemi ini, karena atlet yang terlihat sehat dan sering berolahraga saja bisa terinfeksi Covid-19 tersebut.
Lihat Juga :