Jadon Sancho Buka Mulut Setelah Gagal Penalti di Final Piala Eropa 2020

Kamis, 15 Juli 2021 - 20:05 WIB
“Saya ingin meminta maaf kepada semua rekan tim saya, staf pelatih, dan sebagian besar dari semua penggemar yang saya kecewakan. Sejauh ini, ini adalah perasaan terburuk yang pernah saya rasakan dalam karir saya,” kata Sancho dinukil dari Marca.

“Sulit bahkan untuk mengungkapkan perasaan yang sebenarnya dengan kata-kata. , tapi ada banyak hal positif yang bisa diambil dari turnamen ini meskipun kekalahan itu akan menyakitkan untuk waktu yang lama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sancho menegaskan melawan segala tindakan rasisme. Sebagaimana diketahui, ketiganya langsung mendapatkan tindakan rasis secara verbal di media sosial. Sancho yang mengetahui hal ini tak menyangkal bahwa itu juga terjadi dengan Marcus Rashford dan Bukayo Saka.

“Saya tidak akan berpura-pura bahwa saya tidak melihat pelecehan rasial yang saya dan saudara-saudara saya Marcus dan Bukayo terima setelah pertandingan, tetapi sayangnya itu bukan hal baru,” kata Sancho.

“Sebagai masyarakat kita perlu berbuat lebih baik, dan meminta pertanggungjawaban orang-orang ini. Kebencian tidak akan pernah menang,” tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!