Lagi, Atlet Olimpiade Dinyatakan Positif Covid-19 saat Tiba di Jepang
Kamis, 15 Juli 2021 - 23:59 WIB
Seorang warga mengenakan masker melintas di depan logo Olimpiade di Tokyo, Jepang. Foto: Reuters
TOKYO - Seorang atlet yang tidak disebutkan namanya dinyatakan positif Covid-19 setelah tiba di Jepang untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020 pada Rabu (14/7/2021). Belum diketahui dari mana asal atlet tersebut, namun saat ini dia telah dikarantina selama 14 hari, seperti yang dilaporkan Inside The Games, Kamis (15/7/2021).
Kejadian ini tentu memberi pengaruh bagi sang atlet untuk berpartisipasi di Olimpiade . Pasalnya kompetisi akan dimulai pada 23 Juli, sedangkan masa karantina sang atlet akan berakhir pada 29 Juli.
Baca Juga: Kejuaraan Futsal Putri Asia Resmi Dibatalkan karena Pandemi Covid-19
Ini adalah atlet terbaru yang dinyatakan positif Covid-19 di Tokyo sebelum Olimpiade dimulai. Sebelumnya ada dua atlet dari Uganda, satu dari Israel dan satu dari Serbia yang dinyatakan positif Covid-19 saat tiba atau sedang berada di Jepang.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengklaim kemarin hanya ada tiga kasus positif di antara 8.000 orang yang tiba di Tokyo untuk Olimpiade dari 1 sampai 13 Juli. Lalu, IOC juga telah menunda perjalanan atlet pengungsi di kamp pelatihan di Doha setelah salah satu delegasinya dinyatakan positif Covid-19. Namun, itu tidak dihitung karena mereka belum tiba di Tokyo.
Kejadian ini tentu memberi pengaruh bagi sang atlet untuk berpartisipasi di Olimpiade . Pasalnya kompetisi akan dimulai pada 23 Juli, sedangkan masa karantina sang atlet akan berakhir pada 29 Juli.
Baca Juga: Kejuaraan Futsal Putri Asia Resmi Dibatalkan karena Pandemi Covid-19
Ini adalah atlet terbaru yang dinyatakan positif Covid-19 di Tokyo sebelum Olimpiade dimulai. Sebelumnya ada dua atlet dari Uganda, satu dari Israel dan satu dari Serbia yang dinyatakan positif Covid-19 saat tiba atau sedang berada di Jepang.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengklaim kemarin hanya ada tiga kasus positif di antara 8.000 orang yang tiba di Tokyo untuk Olimpiade dari 1 sampai 13 Juli. Lalu, IOC juga telah menunda perjalanan atlet pengungsi di kamp pelatihan di Doha setelah salah satu delegasinya dinyatakan positif Covid-19. Namun, itu tidak dihitung karena mereka belum tiba di Tokyo.
Lihat Juga :