Pahlawan Olahraga Indonesia, Rochi Putiray Si Nyentrik Haus Gol
Selasa, 17 Agustus 2021 - 06:06 WIB
Mampir semusim di ibu kota, Rochi melanjutkan petualangannya ke Hong Kong. Dia bergabung dengan Instant-Dict FC pada musim 2000-2001 dan mencetak 12 gol dari 22 penampilan. Dia juga sukses mengantarkan klub tersebut finis di posisi runner up liga utama Hongkong, sekaligus merengkuh FA Cup Hong Kong di musim yang sama.
Di usia 33 tahun Rochi masih ingin berkarir di luar negeri. Dia direkrut oleh tim asal Hong Kong lainnya, Kitchee SC, pada musim 2003-2004 dan menorehkan 16 gol dari 26 penampilan di liga. Selain dua klub Hong Kong di atas, dia juga pernah membela Happy Valley dan South China AA.
Momen paling diingat ketika Rochi membela Kitchee adalah saat striker veteran itu mencetak gol ke gawang AC Milan dalam sebuah laga persahabatan pada Mei 2004. Pada laga itu Milan dibuat menyerah 2-1 oleh Kitchee lewat dua gol yang dicetak sang striker andalan, Rochi Putiray.
Milan yang saat itu ditukangi Carlos Ancelotti mampu mencetak gol terlebih dahulu di awal babak kedua lewat Andriy Shevcenko memanfaatkan umpan silang Serginho. Namun, Kitchee membalas dengan dua gol Rochi di menit 67 dan 80.
Meski tidak diperkuat oleh banyak pemain bintangnya, Ancelotti sedikit kesal karena kekalahan itu. Tapi menurutnya, yang terpenting adalah permainan itu bisa menghibur banyak penonton.
Sedangkan Rochi yang menjadi aktor kemenangan Kitchee, mengaku senang bisa mendapat kesempatan untuk melawan tim raksasa dari Italia itu. Dia merasa seperti sedang bermimpi karena bisa mencetak dua gol melawan tim sekelas Milan.
Selain diingat karena kepiawaiannya mencetak gol, Rochimudah sekali diingat karena penampilannya yang unik. Dia sering merubah rambutnya menjadi berbagai warna. Tak hanya itu, dia juga sering memakai sepatu berwarna-warni atau bahkan berbeda merek antara sepatu kanan dan sepatu kiri.
Di usia 33 tahun Rochi masih ingin berkarir di luar negeri. Dia direkrut oleh tim asal Hong Kong lainnya, Kitchee SC, pada musim 2003-2004 dan menorehkan 16 gol dari 26 penampilan di liga. Selain dua klub Hong Kong di atas, dia juga pernah membela Happy Valley dan South China AA.
Momen paling diingat ketika Rochi membela Kitchee adalah saat striker veteran itu mencetak gol ke gawang AC Milan dalam sebuah laga persahabatan pada Mei 2004. Pada laga itu Milan dibuat menyerah 2-1 oleh Kitchee lewat dua gol yang dicetak sang striker andalan, Rochi Putiray.
Milan yang saat itu ditukangi Carlos Ancelotti mampu mencetak gol terlebih dahulu di awal babak kedua lewat Andriy Shevcenko memanfaatkan umpan silang Serginho. Namun, Kitchee membalas dengan dua gol Rochi di menit 67 dan 80.
Meski tidak diperkuat oleh banyak pemain bintangnya, Ancelotti sedikit kesal karena kekalahan itu. Tapi menurutnya, yang terpenting adalah permainan itu bisa menghibur banyak penonton.
Sedangkan Rochi yang menjadi aktor kemenangan Kitchee, mengaku senang bisa mendapat kesempatan untuk melawan tim raksasa dari Italia itu. Dia merasa seperti sedang bermimpi karena bisa mencetak dua gol melawan tim sekelas Milan.
Selain diingat karena kepiawaiannya mencetak gol, Rochimudah sekali diingat karena penampilannya yang unik. Dia sering merubah rambutnya menjadi berbagai warna. Tak hanya itu, dia juga sering memakai sepatu berwarna-warni atau bahkan berbeda merek antara sepatu kanan dan sepatu kiri.
Lihat Juga :