Mengenang Tragedi Heysel, Sejarah Berdarah Sepak Bola Eropa
Jum'at, 29 Mei 2020 - 18:20 WIB
Papan duka cita mengenang tragedi Heysel dipasang di markas Liverpool di Stadion Anfield. Foto: LFC
BRUSSELS - Tepat hari ini, 35 tahun yang lalu, sebanyak 39 orang suporter meninggal dunia di final Piala Champions (sekarang Liga Champions) yang mempertemukan Liverpool dan Juventus. Sejak hari itu, kedua klub berduka; setiap tahun mereka memasang tanda sebagai peringatan atas tragedi yang dikenal dengan Heysel Stadium Disaster (Tragedi Heysel).
Kala itu Stadion Heysel yang berlokasi di Brussels dipilih menjadi tuan rumah final Piala Champions 1984/1985. Liverpool lebih difavoritkan menang karena menyandang status juara bertahan, sedangkan Juventus dianggap sebagai penantang serius karena penampilan yang meyakinkan hingga laga puncak. (Baca Juga: Liga Inggris Kembali Digelar 17 Juni 2020 )
Satu jam sebelum kick-off pertandingan, kedua suporter yang sudah memadati Stadion Heysel terlibat bentrok. Kubu yang satu melempari kubu yang lain dengan benda-benda yang bisa mereka temukan, kendati kedua kelompok sudah disekat kawat berduri. Tak jelas siapa yang lebih dulu menyulut keributan, tetapi suporter Liverpool dengan jumlah yang lebih besar memukul mundur suporter Juventus.
Dalam posisi tersudut, suporter Juventus terkonsentrasi pada salah satu tribun hingga tembok bangunan itu roboh. Akibat peristiwa itu sebanyak 32 orang pendukung Juventus meninggal dunia. Sedangkan korban dari pihak Liverpool berjumlah 7 orang suporter.
Kala itu Stadion Heysel yang berlokasi di Brussels dipilih menjadi tuan rumah final Piala Champions 1984/1985. Liverpool lebih difavoritkan menang karena menyandang status juara bertahan, sedangkan Juventus dianggap sebagai penantang serius karena penampilan yang meyakinkan hingga laga puncak. (Baca Juga: Liga Inggris Kembali Digelar 17 Juni 2020 )
Satu jam sebelum kick-off pertandingan, kedua suporter yang sudah memadati Stadion Heysel terlibat bentrok. Kubu yang satu melempari kubu yang lain dengan benda-benda yang bisa mereka temukan, kendati kedua kelompok sudah disekat kawat berduri. Tak jelas siapa yang lebih dulu menyulut keributan, tetapi suporter Liverpool dengan jumlah yang lebih besar memukul mundur suporter Juventus.
Dalam posisi tersudut, suporter Juventus terkonsentrasi pada salah satu tribun hingga tembok bangunan itu roboh. Akibat peristiwa itu sebanyak 32 orang pendukung Juventus meninggal dunia. Sedangkan korban dari pihak Liverpool berjumlah 7 orang suporter.
Lihat Juga :