Terlalu Lama di 'Lockdown', Simona Halep Khawatir Performa Menurun
Selasa, 02 Juni 2020 - 12:29 WIB
Halep yang menghabiskan masa lockdown di Rumania menyatakan akan butuh kerja keras ketika kembali beraksi akibat kurang melakoni pertandingan. Dia belum merasakan bermain kembali di atas lapangan sejak Februari. Sementara beberapa rivalnya sudah berpartisipasi dalam turnamen domestik.
Baik Petra Kvitova maupun Karolina Pliskova melakoni turnamen di Republik Ceko, sedangkan Elina Svitolina dijadwalkan akan bermain di Berlin pada Juli mendatang tanpa kehadiran penonton. Sementara Halep belum mengumumkan kepada publik apakah akan melakoni turnamen seperti itu. Padahal, itu sangat penting selama WTA Tour ditangguhkan sampai 12 Juli mendatang.
“Jeda terpanjang saya sebelum masa lockdown sekitar 3-4 pekan dan kembali berkompetisi sangat menyulitkan bagi saya. Anda kehilangan kecepatan, fokus, lalu secara fisik, jika berdiam diri selama satu pekan penuh, seperti kehilangan setengah musim. Saya tidak tahu apa yang dilakukan petenis lain di masa seperti ini. Mungkin, ada beberapa yang berlatih dengan berlari dan mungkin melatih kekuatan. Saya tidak tahu. Saya tidak bisa berasumsi," kata Halep, dilansir tenis365.
Halep mengakui jika kembali berkompetisi akan sedikit menyulitkannya sebelum bermain di atas lapangan. Menurutnya, itu akan sangat berpengaruh karena dirinya belum melakoni pertandingan satu pun. Meski bisa berlatih selama lima jam per hari selama satu musim, jika tidak melakoni pertandingan resmi, dia yakin akan mendapatkan hasil sangat buruk. (Baca: Incar Pariwisata Medis, Thailand Kembangkan Vaksin Covid-19)
Terlepas dari kekhawatirannya ini, waktu selama menepi dari dunia tenis membuat Halep mengapresiasi banyak hal yang biasanya tidak pernah dia lakukan karena tidak memiliki cukup waktu. Pengoleksi dua gelar Grand Slam ini mengaku mendapatkan banyak pelajaran masa isolasi selama hampir tiga bulan.
Baik Petra Kvitova maupun Karolina Pliskova melakoni turnamen di Republik Ceko, sedangkan Elina Svitolina dijadwalkan akan bermain di Berlin pada Juli mendatang tanpa kehadiran penonton. Sementara Halep belum mengumumkan kepada publik apakah akan melakoni turnamen seperti itu. Padahal, itu sangat penting selama WTA Tour ditangguhkan sampai 12 Juli mendatang.
“Jeda terpanjang saya sebelum masa lockdown sekitar 3-4 pekan dan kembali berkompetisi sangat menyulitkan bagi saya. Anda kehilangan kecepatan, fokus, lalu secara fisik, jika berdiam diri selama satu pekan penuh, seperti kehilangan setengah musim. Saya tidak tahu apa yang dilakukan petenis lain di masa seperti ini. Mungkin, ada beberapa yang berlatih dengan berlari dan mungkin melatih kekuatan. Saya tidak tahu. Saya tidak bisa berasumsi," kata Halep, dilansir tenis365.
Halep mengakui jika kembali berkompetisi akan sedikit menyulitkannya sebelum bermain di atas lapangan. Menurutnya, itu akan sangat berpengaruh karena dirinya belum melakoni pertandingan satu pun. Meski bisa berlatih selama lima jam per hari selama satu musim, jika tidak melakoni pertandingan resmi, dia yakin akan mendapatkan hasil sangat buruk. (Baca: Incar Pariwisata Medis, Thailand Kembangkan Vaksin Covid-19)
Terlepas dari kekhawatirannya ini, waktu selama menepi dari dunia tenis membuat Halep mengapresiasi banyak hal yang biasanya tidak pernah dia lakukan karena tidak memiliki cukup waktu. Pengoleksi dua gelar Grand Slam ini mengaku mendapatkan banyak pelajaran masa isolasi selama hampir tiga bulan.
Lihat Juga :