Joshua Satu-Satunya Petinju yang Memiliki Senjata Penghancur Fury
Rabu, 22 April 2020 - 04:04 WIB
"Saya pikir Joshua satu-satunya orang, jika Anda seorang petaruh, jika ada yang punya kesempatan, mereka akan menaruh (uang mereka) pada Joshua. Jadi, dialah satu-satunya petinju yang memiliki alat untuk melakukannya."
"Jika dia mendaratkan pukulan pada Fury, kemungkinan Fury akan jatuh, meskipun dagunya terlihat teangguh dalam duel terakhir kali. Tapi, Anthony Joshua adalah maestro tinju juga," kata Haye.
"Mereka meremehkan keterampilan tinju Joshua. Karier tinju dia belum selama Fury, jadi dia masih belajar. Dia melepaskan pukulan cepat seperti itu. Cara dia menumbangkan Alexander Povetkin, pertarungan tidak nyaman baginya untuk beberapa ronde, tetapi ketika dia menyatukan pukulannya, semuanya berakhir.
"Dia begitu besar dan kuat dan tangguh. Pertarungan saat dia mengalahkan Andy Ruiz Jr tidak menyanjungnya. Itu bukan split decision. Itu adalah kekalahan yang mengerikan dan saya pikir orang (berharap itu terlalu banyak). Tinju tidak bekerja seperti itu."
"Saya kalah dari Carl Thompson dalam pertarungan kesebelas saya dan tiga tahun kemudian saya menjadi nomor satu tidak terbantahkan. Tidak masalah, selama Anda belajar, Anda bisa kembali."
"Jika dia mendaratkan pukulan pada Fury, kemungkinan Fury akan jatuh, meskipun dagunya terlihat teangguh dalam duel terakhir kali. Tapi, Anthony Joshua adalah maestro tinju juga," kata Haye.
"Mereka meremehkan keterampilan tinju Joshua. Karier tinju dia belum selama Fury, jadi dia masih belajar. Dia melepaskan pukulan cepat seperti itu. Cara dia menumbangkan Alexander Povetkin, pertarungan tidak nyaman baginya untuk beberapa ronde, tetapi ketika dia menyatukan pukulannya, semuanya berakhir.
"Dia begitu besar dan kuat dan tangguh. Pertarungan saat dia mengalahkan Andy Ruiz Jr tidak menyanjungnya. Itu bukan split decision. Itu adalah kekalahan yang mengerikan dan saya pikir orang (berharap itu terlalu banyak). Tinju tidak bekerja seperti itu."
"Saya kalah dari Carl Thompson dalam pertarungan kesebelas saya dan tiga tahun kemudian saya menjadi nomor satu tidak terbantahkan. Tidak masalah, selama Anda belajar, Anda bisa kembali."
(sha)
Lihat Juga :