Tak Cukup Klitschko, Holyfield Undang Latihan Antonio Tarver Jelang vs Mike Tyson
Senin, 08 Juni 2020 - 08:04 WIB
Belum ada yang disepakati untuk pertarungan tersebut, tetapi Holyfield telah kembali ke pelatihan penuh dan memposting foto dirinya di Instagram bersama legenda Ukraina Klitschko dan petinju AS, Tarver.
"Anda sekuat tim di sekitar Anda, #teamholyfield," tulis Holyfield (@evanderholyfield) di samping foto dirinya diapit Tarver, Klitschko, dan Anthony Rhoades.
Terakhir Holyfield bertarung pada 2011 dan Klitschko yang berusia 44 tahun, yang memegang gelar kelas berat dunia antara 2005 dan 2015, serta Tarver yang berusia 51 tahun, yang memenangkan gelar kelas berat ringan pada 2003, diharapkan dapat mengembalikan kebugaran Holyfield. (Baca juga: Ini Alasan McGregor Pensiun Ketiga Kalinya ).
Merefleksikan dua perkelahian pertama melawan Tyson dan memprediksi bagaimana dia bisa memenangkan duel yang ketiga, Holyfield mengatakan kepada BBC: "Seni permainan ini adalah untuk memberi tahu dia bahwa dia memilih orang yang salah kali ini. Sebab, jika dia ingin mengalahkan saya, dia harus lebih kerja keras dari saya."
"Masalahnya adalah saya sudah memutuskan bahwa saya akan mendaratkan pukulan terakhir sehingga ketika dia kembali ke sudut, saya ingin dia memikirkan betapa keras saya memukulnya. Sementara saya tidak ingin kembali ke sudut dengan memikirkan betapa kerasnya dia memukul saya."
"Anda sekuat tim di sekitar Anda, #teamholyfield," tulis Holyfield (@evanderholyfield) di samping foto dirinya diapit Tarver, Klitschko, dan Anthony Rhoades.
Terakhir Holyfield bertarung pada 2011 dan Klitschko yang berusia 44 tahun, yang memegang gelar kelas berat dunia antara 2005 dan 2015, serta Tarver yang berusia 51 tahun, yang memenangkan gelar kelas berat ringan pada 2003, diharapkan dapat mengembalikan kebugaran Holyfield. (Baca juga: Ini Alasan McGregor Pensiun Ketiga Kalinya ).
Merefleksikan dua perkelahian pertama melawan Tyson dan memprediksi bagaimana dia bisa memenangkan duel yang ketiga, Holyfield mengatakan kepada BBC: "Seni permainan ini adalah untuk memberi tahu dia bahwa dia memilih orang yang salah kali ini. Sebab, jika dia ingin mengalahkan saya, dia harus lebih kerja keras dari saya."
"Masalahnya adalah saya sudah memutuskan bahwa saya akan mendaratkan pukulan terakhir sehingga ketika dia kembali ke sudut, saya ingin dia memikirkan betapa keras saya memukulnya. Sementara saya tidak ingin kembali ke sudut dengan memikirkan betapa kerasnya dia memukul saya."
Lihat Juga :