Sempurna di Putaran Akhir, Avila Bahar Sabet Gelar Juara Nasional ISSOM 2021
Selasa, 07 Desember 2021 - 01:35 WIB
Tim Honda Racing Indonesia yang menaungi Avila di tahun pertamanya benar-benar bangga akan prestasi putra sulung juara nasional 8 kali, Alvin Bahar ini. Apa yang ia idam-idamkan, mencatat hasil sempurna di putaran terakhir benar-benar jadi kenyataan.
Sepanjang 6 putaran ISSOM, Avila memang tampil ciamik dan selalu meraih gelar juara di setiap seri. Hingga ia pun sudah ditetapkan sebagai juara nasional kelas 1500 ITCR Rising Star sejak putaran 5 dua pekan lalu. Tapi, baru di seri pamungkas, ia bisa mencatat kemenangan sempurna sejak sesi latihan resmi, kualifikasi hingga balapan akhir.
Di tiga sesi di akhir pekan yang dimulai pada latihan resmi Sabtu pagi (sedianya digelar Jumat, karena hujan, tertunda ke Sabtu pagi), Avila jadi yang tercepat sekaligus memperpanjang rekor pribadinya menjadi 1.53.09 detik. Sementara kompetitor lain hanya mencatat waktu 1.54 atau 1.55 sekian.
Kencangnya Honda Jazz Avila kembali ditunjukkan di sesi kualifikasi dengan menjadi yang tercepat. Di antara sejumlah pembalap tercepat, diambil 5 pembalap dengan waktu terbaik, untuk berebut superpole. Lima pembalap itu dilepas satu per satu. Dan, mahasiswa Universitas Indonesia jurusan Vokasi ini lagi-lagi menunjukkan tajinya dengan meraih superpole.
Sepanjang 6 putaran ISSOM, Avila memang tampil ciamik dan selalu meraih gelar juara di setiap seri. Hingga ia pun sudah ditetapkan sebagai juara nasional kelas 1500 ITCR Rising Star sejak putaran 5 dua pekan lalu. Tapi, baru di seri pamungkas, ia bisa mencatat kemenangan sempurna sejak sesi latihan resmi, kualifikasi hingga balapan akhir.
Di tiga sesi di akhir pekan yang dimulai pada latihan resmi Sabtu pagi (sedianya digelar Jumat, karena hujan, tertunda ke Sabtu pagi), Avila jadi yang tercepat sekaligus memperpanjang rekor pribadinya menjadi 1.53.09 detik. Sementara kompetitor lain hanya mencatat waktu 1.54 atau 1.55 sekian.
Kencangnya Honda Jazz Avila kembali ditunjukkan di sesi kualifikasi dengan menjadi yang tercepat. Di antara sejumlah pembalap tercepat, diambil 5 pembalap dengan waktu terbaik, untuk berebut superpole. Lima pembalap itu dilepas satu per satu. Dan, mahasiswa Universitas Indonesia jurusan Vokasi ini lagi-lagi menunjukkan tajinya dengan meraih superpole.
Lihat Juga :