Kebengisan Monster KO Naoya Inoue Hancurkan Musuhnya TKO Ronde 8
Rabu, 15 Desember 2021 - 07:08 WIB
Kebengisan Monster KO Naoya Inoue Hancurkan Musuhnya TKO Ronde 8/The Sun
Monster KO Naoya Inoue menghancurkan musuhnya, Aran Dipaen, dengan kemenangan TKO ronde delapan untuk membuka jalan pertarungan super yang telah lama ia dambakan. Monster KO Naoya Inoue, peraih gelar juara tiga divisi yang tak terkalahkan itu berhasil mempertahankan gelar Kelas Bantam WBA dan IBF-nya setelah meng-TKO petinju Thailand Aran Dipaen pada ronde kedelapan.
Monster KO Naoya Inoue menjatuhkan Dipaen di pertengahan ronde delapan, dengan pukulan hook kiri lanjutan yang memaksa wasit Michiaki Someya untuk segera menghentikan pertarungan pada menit 2:34 pada ronde yang sama Selasa malam di Kokugikan Arena di Tokyo, Jepang. Pertarungan itu lebih tentang kembalinya Naoya Inoue yang dianggap pahlawan nasional Jepang daripada yang lainnya.
Baca Juga: Oleksandr Usyk Tantang Saul Canelo Alvarez Duel di Kelas Penjelajah
Dipaen mewakili pilihan lawan yang tidak diinginkan sampai-sampai Naoya Inoue mengakui bahwa itu bahkan tidak mendekati kualitas kompetisi yang dicari oleh para penggemarnya. Namun, keinginan Naoya Inoue untuk bertarung di Jepang pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun ditambah dengan protokol nasional Covid-19 yang ketat.
Monster KO Naoya Inoue menjatuhkan Dipaen di pertengahan ronde delapan, dengan pukulan hook kiri lanjutan yang memaksa wasit Michiaki Someya untuk segera menghentikan pertarungan pada menit 2:34 pada ronde yang sama Selasa malam di Kokugikan Arena di Tokyo, Jepang. Pertarungan itu lebih tentang kembalinya Naoya Inoue yang dianggap pahlawan nasional Jepang daripada yang lainnya.
Baca Juga: Oleksandr Usyk Tantang Saul Canelo Alvarez Duel di Kelas Penjelajah
Dipaen mewakili pilihan lawan yang tidak diinginkan sampai-sampai Naoya Inoue mengakui bahwa itu bahkan tidak mendekati kualitas kompetisi yang dicari oleh para penggemarnya. Namun, keinginan Naoya Inoue untuk bertarung di Jepang pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun ditambah dengan protokol nasional Covid-19 yang ketat.
Lihat Juga :