Bakat Maverick Vinales Mentok Dibanding Quartararo, Ini Penyebabnya

Selasa, 21 Desember 2021 - 05:02 WIB
Namun, hubungannya dengan Yamaha memburuk jelang paruh pertama musim. Performanya menurun dan puncaknya pada MotoGP Styria 2021, pembalap berusia 26 tahun itu berusaha meledakkan motornya sendiri karena frustrasi dan tak lama kemudian, dia dipecat oleh tim pabrikan asal Jepang itu.

Melihat sikap buruk tersebut, Jarvis berpendapat bahwa karakter dan mental lemah yang dimiliki oleh mantan anak buahnya itulah yang membuatnya tidak bisa sukses seperti mantan rekan setimnya, Fabio Quartararo, yang keluar sebagai juara MotoGP 2021. Padahal, menurutnya Vinales adalah pembalap yang berbakat.

“Menurut saya, Maverick adalah orang yang sangat rumit, dan saya yakin dia mungkin memiliki bakat alami yang sama dengan Fabio. Tapi dia berjuang untuk secara konsisten menyatukannya dan saya pikir itu adalah sisi karakternya yang naik turun, dan itulah yang ditingkatkan Fabio tahun ini,” kata Jarvis dilansir dari Motorsport, Senin (20/12/2021).

“Jadi, saya pikir Maverick sepenuhnya menyadari seberapa cepat Fabio dan saya pikir entah bagaimana Maverick masih berurusan dengan iblis dalam batinnya. Dan saya pikir itu adalah sesuatu yang hanya bisa diperbaiki olehnya sendiri. Hanya dia yang benar-benar dapat mengatur pikiran dan hidupnya,” pungkasnya.

Setelah bercerai dengan Yamaha, Top Gun –julukan Vinales- berlabuh ke Aprilia pada pertengahan musim. Dia sudah mulai balapan dengan tim pabrikan asal Italia itu sejak MotoGP Aragon 2021 dan akan terus berada di sana sampai kontraknya habis pada akhir musim 2022.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!