Menang Banding di Pengadilan, Djokovic Ngotot Ingin Tampil di Australia Terbuka 2022
Senin, 10 Januari 2022 - 23:03 WIB
Djokovic telah dibebaskan dari tahanan imigrasi Australia pada Senin (10/1/2022). Pasalnya, Anthony Kelly selaku Hakim menganggap keputusan pemerintah untuk mencabut visa Djokovic untuk memasuki Australia tidak masuk akal.
Djokovic bertolak ke Australia guna mengikuti ajang Australia Terbuka 2022. Namun, saat sampai di negara tersebut dirinya justru harus ditahan karena tidak bisa membuktikan apakah dia sudah mendapat vaksin sebanyak dua dosis atau belum.
Sementara dari pihak Djokovic menyebut bahwa petenis asal Serbia itu mendapatkan pengecualian medis. Karena dirinya baru terinfeksi Covid-19 pada Desember 2021. Atas dasar inilah seharusnya dia berhak masuk karena pengecualian medis sesuai dengan aturan pemerintah.
Menurut laporan media Australia, pemerintah telah memutuskan membiarkan hak masa waktu empat jam, di mana mereka bisa menahan bintang tenis dunia itu sekali lagi, berlalu. Artinya, pemerintah setempat tak memanfaatkan kewenangan untuk menangkap Djokovic sekali lagi.
Namun, kementerian imigrasi mengatakan masih mempertimbangkan penggunaan wewenang mereka untuk mendeportasi Djokovic akhir pekan ini.
Djokovic bertolak ke Australia guna mengikuti ajang Australia Terbuka 2022. Namun, saat sampai di negara tersebut dirinya justru harus ditahan karena tidak bisa membuktikan apakah dia sudah mendapat vaksin sebanyak dua dosis atau belum.
Sementara dari pihak Djokovic menyebut bahwa petenis asal Serbia itu mendapatkan pengecualian medis. Karena dirinya baru terinfeksi Covid-19 pada Desember 2021. Atas dasar inilah seharusnya dia berhak masuk karena pengecualian medis sesuai dengan aturan pemerintah.
Menurut laporan media Australia, pemerintah telah memutuskan membiarkan hak masa waktu empat jam, di mana mereka bisa menahan bintang tenis dunia itu sekali lagi, berlalu. Artinya, pemerintah setempat tak memanfaatkan kewenangan untuk menangkap Djokovic sekali lagi.
Namun, kementerian imigrasi mengatakan masih mempertimbangkan penggunaan wewenang mereka untuk mendeportasi Djokovic akhir pekan ini.
(sha)
Lihat Juga :