Shin Tae-yong Benahi Transisi Bertahan dan Menyerang Jelang FIFA Matchday
Minggu, 23 Januari 2022 - 00:30 WIB
Mengingat, Skuad Garuda sering terlena ketika menyerang. Serangan balik pun menjadi ancaman serius hingga membuat mereka beberapa kali kecolongan dalam skema tersebut sejak dari babak penyisihan Grup Piala AFF 2020.
Di sisi lain, pelatih berusia 51 tahun tersebut terus memantau perkembangan anak asuhnya untuk menatap FIFA Matchday yang sebentar lagi digelar. Namun, ia mengaku belum bisa menilai secara detail akan performa mereka.
"Shin Tae-yong fokus pada materi latihan transisi. Ia juga belum bisa menilai performa para pemain, temasuk delapan pemain baru," tulis pernyataan PSSI di laman Youtube resminya, Sabtu (22/1/2022).
Memang benar, tim asuhan Shin Tae-yong kehadiran delapan pemain baru dari pasukannya di Piala AFF 2020 kemarin. Mengingat, para pemain yang berkarier di luar negeri tak bisa dipanggil kecuali Elkan Baggott.
Pemain itu ialah Sani Rizky (Bhayangkara FC), Marselino Ferdinan (Persebaya Surabaya), Terens Puhiri (Borneo FC), Achmad Figo (Arema FC), Adi Satryo (Persik), Bayu Fiqri (Persib), dan Ronaldo Kwateh (Madura United).
Di sisi lain, pelatih berusia 51 tahun tersebut terus memantau perkembangan anak asuhnya untuk menatap FIFA Matchday yang sebentar lagi digelar. Namun, ia mengaku belum bisa menilai secara detail akan performa mereka.
"Shin Tae-yong fokus pada materi latihan transisi. Ia juga belum bisa menilai performa para pemain, temasuk delapan pemain baru," tulis pernyataan PSSI di laman Youtube resminya, Sabtu (22/1/2022).
Memang benar, tim asuhan Shin Tae-yong kehadiran delapan pemain baru dari pasukannya di Piala AFF 2020 kemarin. Mengingat, para pemain yang berkarier di luar negeri tak bisa dipanggil kecuali Elkan Baggott.
Pemain itu ialah Sani Rizky (Bhayangkara FC), Marselino Ferdinan (Persebaya Surabaya), Terens Puhiri (Borneo FC), Achmad Figo (Arema FC), Adi Satryo (Persik), Bayu Fiqri (Persib), dan Ronaldo Kwateh (Madura United).
(sha)
Lihat Juga :