Harapan Menggelar Turnamen AS Terbuka Meredup
Sabtu, 13 Juni 2020 - 13:35 WIB
Protokol itu termasuk memaksa pemain untuk tinggal di hotel karantina di luar Manhattan, memaksakan hanya satu anggota tim pendukung per pemain, menghilangkan kualifikasi nomor tunggal, dan mengurangi peserta nomor ganda dari 64 menjadi 24 pasangan. (Lihat Fotonya: Stasiun Pasar Senen Lakukan Adaptasi New Normal)
Kondisi ini mendapat sorotan dari petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic dan menyebutnya sebagai tindakan ekstrim. Selain itu, Simona Halep juga mengaku memiliki kekhawatiran besar jika pergi ke New York dengan kondisi seperti sekarang ini.
“Bukan hanya karena kita berada di tengah pandemi global tetapi juga karena risiko perjalanan, karantina potensial, dan kemudian perubahan di sekitar turnamen. Kita terbiasa dengan hal-hal yang beroperasi sangat berbeda dan itu tidak akan menjadi transisi yang mudah sama sekali, terutama pada tubuh kita,” katanya kepada New York Times dilansir sportbusiness.
Ini jelas situasi yang sangat sulit bagi Stacey Allaster, mantan ketua dan kepala eksekutif Asosiasi Tenis Wanita (USTA), yang pekan ini ditunjuk sebagai direktur turnamen wanita pertama di AS Terbuka.
Ada rencana tentatif untuk Cincinnati Masters yang akan diadakan di Pusat Tenis Nasional sebagai bagian dari rangkaian yang sama dengan AS Terbuka. Turnamen berlevel tinggi, yang juga dikenal sebagai Western & Southern Open itu, saat ini dijadwalkan berlangsung pada 17-23 Agustus di Mason, Ohio, atau seminggu sebelum AS Terbuka. (Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis Gemparkan Warga Sulawesi Selatan)
Kondisi ini mendapat sorotan dari petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic dan menyebutnya sebagai tindakan ekstrim. Selain itu, Simona Halep juga mengaku memiliki kekhawatiran besar jika pergi ke New York dengan kondisi seperti sekarang ini.
“Bukan hanya karena kita berada di tengah pandemi global tetapi juga karena risiko perjalanan, karantina potensial, dan kemudian perubahan di sekitar turnamen. Kita terbiasa dengan hal-hal yang beroperasi sangat berbeda dan itu tidak akan menjadi transisi yang mudah sama sekali, terutama pada tubuh kita,” katanya kepada New York Times dilansir sportbusiness.
Ini jelas situasi yang sangat sulit bagi Stacey Allaster, mantan ketua dan kepala eksekutif Asosiasi Tenis Wanita (USTA), yang pekan ini ditunjuk sebagai direktur turnamen wanita pertama di AS Terbuka.
Ada rencana tentatif untuk Cincinnati Masters yang akan diadakan di Pusat Tenis Nasional sebagai bagian dari rangkaian yang sama dengan AS Terbuka. Turnamen berlevel tinggi, yang juga dikenal sebagai Western & Southern Open itu, saat ini dijadwalkan berlangsung pada 17-23 Agustus di Mason, Ohio, atau seminggu sebelum AS Terbuka. (Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis Gemparkan Warga Sulawesi Selatan)
Lihat Juga :