Final Liga Champions Batal Digelar di Rusia, Thomas Tuchel Buka Suara

Sabtu, 26 Februari 2022 - 13:03 WIB
"Ya. Jelas ya, dan sayangnya saya pikir itu alasan yang lebih buruk untuk mengubah lokasi. Alasan yang benar-benar terburuk,” ungkap Thomas Tuchel dilansir dari Football London, Jumat (25/2/2022).

Selain itu, Tuchel juga mengatakan bahwa hal tersebut cukup mengganggu fokusnya untuk menjalani pertandingan. Namun Tuchel menegaskan bahwa dirinya sangat memahami keputusan tersebut.

“Kami merasa buruk tentang hal itu secara umum, itu mengaburkan pikiran dan fokus kami, tentu saja. Kami benar-benar dapat memahami keputusannya,” imbuh pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Meski begitu, Tuchel mengatakan bahwa final Liga Champions bukanlah hal utama yang dipikirkannya. Namun dirinya tetap merasa situasi yang terjadi di Eropa Timur tersebut adalah hal yang buruk.

“Saat ini, kami tidak terlalu memikirkannya (final Liga Champions). Senang Anda menyebutkannya dan seperti ini dua yang terakhir karena coronavirus. Kami pikir ini bukan kabar baik dan sekarang kami bahkan berita yang lebih buruk,” pungkasnya.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!