Vitali Klitschko: Vladimir Putin Diktator Gila Pembunuh Anak-anak Ukraina
Selasa, 15 Maret 2022 - 15:36 WIB
Vitali Klitschko: Vladimir Putin Diktator Gila Pembunuh Anak-anak Ukraina/The Sun
Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengecam Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai diktator gila setelah invasi militernya membunuh anak-anak Ukraina. Legenda tinju Ukraina itu mengecam Putin karena menebar kebencian yang akan bertahan selamanya setelah tentara Rusia membunuh anak-anak Ukraina.
Vitali Klitschko yang berada di garis terdepan meminta publik Rusia untuk berhenti mendengarkan propaganda seorang diktator gila dalam pesan video yang mengerikan. Itu terjadi setelah serangan udara Rusia menghancurkan sebuah rumah sakit bersalin di kota Mariupol yang terkepung.
Baca Juga: Inilah 5 Petinju P4P Terbaik versi Terence Crawford yang Mengejutkan
Presiden Volodymyr Zelensky mengklaim rumah sakit itu mengalami serangan langsung dan anak-anak dibiarkan terkubur di bawah puing-puing pada Rabu sore, menyebut serangan itu sebagai tindakan genosida. Ledakan itu begitu kuat sehingga tanah bergetar lebih dari satu mil jauhnya dari ledakan. Klitschko hari ini memposting video ke Twitter yang mengutuk serangan itu, dan mengecam warga Rusia setiap hari karena membiarkan perang berlanjut.
''Ini adalah pesan untuk Rusia, kepada mereka yang masih bisa berpikir. Dengan ambisi kekaisaran, invasi ke Ukraina, dan kebiadaban tentara, Anda telah menabur kebencian untuk selama-lamanya.''
Serangan udara hari Rabu dilakukan selama periode gencatan senjata yang disepakati yang dimaksudkan untuk memungkinkan evakuasi warga sipil dari kota selatan yang terkepung. ''Tentara Anda adalah suami atau putra Anda yang sekarang telah datang ke Ukraina dan Anda tahu segalanya tentang itu. Anda menelepon mereka, menanyakan bagaimana kabar mereka dalam 'misi' mereka.''
Vitali Klitschko yang berada di garis terdepan meminta publik Rusia untuk berhenti mendengarkan propaganda seorang diktator gila dalam pesan video yang mengerikan. Itu terjadi setelah serangan udara Rusia menghancurkan sebuah rumah sakit bersalin di kota Mariupol yang terkepung.
Baca Juga: Inilah 5 Petinju P4P Terbaik versi Terence Crawford yang Mengejutkan
Presiden Volodymyr Zelensky mengklaim rumah sakit itu mengalami serangan langsung dan anak-anak dibiarkan terkubur di bawah puing-puing pada Rabu sore, menyebut serangan itu sebagai tindakan genosida. Ledakan itu begitu kuat sehingga tanah bergetar lebih dari satu mil jauhnya dari ledakan. Klitschko hari ini memposting video ke Twitter yang mengutuk serangan itu, dan mengecam warga Rusia setiap hari karena membiarkan perang berlanjut.
''Ini adalah pesan untuk Rusia, kepada mereka yang masih bisa berpikir. Dengan ambisi kekaisaran, invasi ke Ukraina, dan kebiadaban tentara, Anda telah menabur kebencian untuk selama-lamanya.''
Serangan udara hari Rabu dilakukan selama periode gencatan senjata yang disepakati yang dimaksudkan untuk memungkinkan evakuasi warga sipil dari kota selatan yang terkepung. ''Tentara Anda adalah suami atau putra Anda yang sekarang telah datang ke Ukraina dan Anda tahu segalanya tentang itu. Anda menelepon mereka, menanyakan bagaimana kabar mereka dalam 'misi' mereka.''
Lihat Juga :