Kutukan Tunggal Putra Indonesia dan Romantisme Kejayaan Malaysia di All England

Sabtu, 19 Maret 2022 - 07:34 WIB
Sejak Hariyanto Arbi (kanan) memenangi gelar secara back to back pada 1993 dan 1994, tunggal putra Indonesia gagal total di All England. Foto: Kolase
JAKARTA - Dahaga gelar tunggal putra Indonesia berlanjut di All England 2022 . Kekalahan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting pada perempat final, Sabtu (19/3/2022), membuat kutukan pada sektor ini semakin terasa. Sebaliknya, Malaysia justru tengah menatap romantisme kejayaan mereka di tunggal putra.

Sejak Hariyanto Arbi memenangi gelar secara back to back pada 1993 dan 1994, tunggal putra Indonesia gagal total di All England. Turnamen bulu tangkis tertua ini menjadi momok bagi sektor tunggal putra Merah Putih.



Baca Juga: Jonatan Christie Disingkirkan Chou Tien Che

Harapan untuk menyaksikan kembali kejayaan tunggal putra di All England pupus setelah —di saat hampir bersamaan Jonatan Christie dan Anthony Ginting gagal ke semifinal. Bertanding di Utilita Arena, Inggris, Sabtu (19/3/2022) dini hari WIB, keduanya keok menghadapi lawan masing-masing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!