Neraka 60 Hari Mayweather di Penjara: Bayar Gangster, Takut Ditangkap Sipir
Rabu, 06 April 2022 - 12:22 WIB
Neraka 60 Hari Mayweather di Penjara: Bayar Gangster, Takut Ditangkap Sipir
Neraka 60 hari Floyd Mayweather Jr saat meringkuk di penjara memaksa The Money membayar gangster untuk perlindungan dan takut sipir keluar untuk menangkapnya. Floyd Mayweather Jr harus membayar untuk perlindungan dan terus-menerus mengeluh tentang kondisi selama meringkuk di penjara pada 2012.
Petinju hebat itu dijatuhi hukuman 90 hari di balik jeruji besi setelah mengaku bersalah atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga yang melibatkan mantan pacarnya dan ibu dari putranya Josie Harris. Namun, dia hanya menjalani 60 hari meringkuk di penjara. Dan Mayweather, yang hukumannya ditunda sehingga dia bisa melawan Miguel Cotto di Cinco de Mayo, tampaknya berjuang untuk bertahan setelah terputus dari gaya hidupnya yang mewah.
Baca Juga: Gurita Kekayaan Mayweather: Dari tinju Rp14,3 Triliun, Tambah Rp14,3 Triliun di Luar Ring
Sports on Earth menemukan catatan penjara yang mencakup surat dari Mayweather dan laporan oleh penjaga penjara yang mengungkapkan masalah yang dimiliki The Money saat berada di balik jeruji besi, termasuk makanan yang buruk, kurang olahraga, dan ketakutan akan keselamatannya.
Petinju hebat itu dijatuhi hukuman 90 hari di balik jeruji besi setelah mengaku bersalah atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga yang melibatkan mantan pacarnya dan ibu dari putranya Josie Harris. Namun, dia hanya menjalani 60 hari meringkuk di penjara. Dan Mayweather, yang hukumannya ditunda sehingga dia bisa melawan Miguel Cotto di Cinco de Mayo, tampaknya berjuang untuk bertahan setelah terputus dari gaya hidupnya yang mewah.
Baca Juga: Gurita Kekayaan Mayweather: Dari tinju Rp14,3 Triliun, Tambah Rp14,3 Triliun di Luar Ring
Sports on Earth menemukan catatan penjara yang mencakup surat dari Mayweather dan laporan oleh penjaga penjara yang mengungkapkan masalah yang dimiliki The Money saat berada di balik jeruji besi, termasuk makanan yang buruk, kurang olahraga, dan ketakutan akan keselamatannya.
Lihat Juga :