Biodata dan Agama Saul Canelo Alvarez Raja 4 Divisi Tak Terbantahkan
Rabu, 13 April 2022 - 12:19 WIB
Canelo dikenal sebagai counterpuncher yang sangat baik, mampu memanfaatkan kelemahan musuhnya sambil menghindari pukulan dengan gerakan kepala dan tubuh. Pada Maret 2022, Canelo ditahbiskan sebagai petinju aktif terbaik dunia, pound-for-pound oleh BoxRec, The Ring, Asosiasi Penulis Tinju Amerika, TBRB dan ESPN. Dia juga dinobatkan sebagai petinju kelas menengah super aktif terbaik di dunia oleh BoxRec, The Ring, TBRB, dan ESPN.
Saul Canelo Alvarez mengawali debut tinju pada usia 15 tahun dari remaja kurus menjadi juara dunia. Canelo mengalami transformasi tubuh yang luar biasa dalam kebangkitannya petinju yang kurus saat bertarung di kelas welter menjadi petarung berbadan gempal di kelas menengah super.
Raja pound-for-pound asal Meksiko berusia 31 tahun itu menguasai kelas 76,2 kg sejak kembali ke ring pada Desember tahun lalu. Canelo mendominasi Callum Smith untuk merebut gelar WBA dan memenangkan sabuk WBC yang lowong sebelum mengalahkan Avni Yildirim pada Februari dan kemudian menghentikan Billy Joe Saunders pada Mei.
Kemenangan atas Saunders itu membuatnya merebut tiga sabuk juara WBA, WBC dan WBO. Canelo melengkapi supremasinya di kelas menengah super saat meng-KO Caleb Plant untuk merampas sabuk IBF yang membuatnya menjadi juara tak terbantahkan.
Memulai kariernya pada usia 15 tahun, Canelo berfluktuasi dalam berat badan, bahkan bertarung di batas kelas welter ringan 63,5kg sebelum menetap di kelas welter dan memenangkan gelar dunia pertamanya di kelas menengah ringan. Saul Canelo Alvarez adalah seorang penganut Kristen yang taat, berkesempatan bertemu dengan Paus Fransiskus yang merupakan Paus Gereja Katolik ke-266 yang bertempat tinggal di kota Vatikan.
Saul Canelo Alvarez mengawali debut tinju pada usia 15 tahun dari remaja kurus menjadi juara dunia. Canelo mengalami transformasi tubuh yang luar biasa dalam kebangkitannya petinju yang kurus saat bertarung di kelas welter menjadi petarung berbadan gempal di kelas menengah super.
Raja pound-for-pound asal Meksiko berusia 31 tahun itu menguasai kelas 76,2 kg sejak kembali ke ring pada Desember tahun lalu. Canelo mendominasi Callum Smith untuk merebut gelar WBA dan memenangkan sabuk WBC yang lowong sebelum mengalahkan Avni Yildirim pada Februari dan kemudian menghentikan Billy Joe Saunders pada Mei.
Kemenangan atas Saunders itu membuatnya merebut tiga sabuk juara WBA, WBC dan WBO. Canelo melengkapi supremasinya di kelas menengah super saat meng-KO Caleb Plant untuk merampas sabuk IBF yang membuatnya menjadi juara tak terbantahkan.
Memulai kariernya pada usia 15 tahun, Canelo berfluktuasi dalam berat badan, bahkan bertarung di batas kelas welter ringan 63,5kg sebelum menetap di kelas welter dan memenangkan gelar dunia pertamanya di kelas menengah ringan. Saul Canelo Alvarez adalah seorang penganut Kristen yang taat, berkesempatan bertemu dengan Paus Fransiskus yang merupakan Paus Gereja Katolik ke-266 yang bertempat tinggal di kota Vatikan.
Lihat Juga :