Ditinggalkan Pemain Papan Atas, Serena Jadi Magnet Grand Slam US Open

Jum'at, 19 Juni 2020 - 12:35 WIB
Sementara itu, dua organisasi tenis dunia ATP dan WTA telah mengumumkan untuk melanjutkan tur 2020 masing-masing pada Agustus mendatang. Turnamen tersebut menjadi ajang pemanasan para petenis sebelum bertanding di AS Terbuka 2020.

Setelah semua ajang tenis ditangguhkan akibat pandemi virus corona, Maret lalu, para petenis akhirnya bisa bernapas lega karena sudah mengetahui jadwal pasti untuk kembali bermain di atas lapangan. WTA menjadi yang pertama menggelar turnamen di Palermo Ladies Open di Italia pada 3 Agustus mendatang. Sementara ATP baru kembali di ajang Citi Open di Washington D.C. Pada 14 Agustus.

Namun, seluruh kegiatan akan dilakukan sesuai protokol kesehatan di tengah pandemi virus yang juga biasa disebut Covid-19 itu. "Saat ini diantisipasi bahwa turnamen akan diadakan tanpa penggemar dan setiap turnamen akan memiliki jarak terbatas dengan pemain dan personel yang penting saja," tulis pernyataan dari WTA. (Baca juga: Pujian Sandiaga untuk Penjual Kopi Kemasan Beromset Rp130 Juta Perbulan)

Sementara Citi Open yang diselenggarakan di Rock Creek Park berlangsung lebih lambat dua pekan dari jadwal sebelumnya, 1-9 Agustus. WTA memang belum memasukkan Citi Open sebagai agenda permainan mereka. Namun, pihak tuan rumah masih memiliki kesempatan untuk memasukkan nomor putri di pekan yang sama. Karena, WTA masih mengosongkan agenda 2020 pada 10-21 Agustus.

Meski begitu, panitia penyelenggara Citi Open sekarang lebih fokus mempersiapkan turnamen yang akan diadakan tanpa penonton. Mereka optimistis pembatasan bisa saja berubah sebelum Agustus dan berharap dihadiri penonton. Tahun lalu, ajang tersebut berhasil memecahkan rekor dari penjualan tiket dalam sejarah turnamen seusai pergantian pengelola yang baru. (Raikhul Amar)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!