Carlo Ancelotti Punya Taktik Jitu Bikin Malu Guardiola
Rabu, 04 Mei 2022 - 20:41 WIB
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. Foto: Istimewa
MADRID - PelatihReal Madrid,Carlo Ancelottisudah menyiapkan taktik jitu untuk mengalahkanManchester Citydi leg kedua semifinalLiga Champions2021/2022. Real Madrid akan agresif melakukan pressing sejak menit awal.
Real Madrid akan bersua Man City di Santiago Bernabeu, Kamis (5/5/2022) dini hari WIB. Pada laga tersebut, Los Blancos bertekad meraih kemenangan demi lolos ke partai final Liga Champions musim ini, setelah di leg pertama kalah 3-4.
Baca Juga: Kejutan, Real Madrid Ditumbangkan Cadiz
Ancelotti mengakui akan menerapkan strategi berbeda saat pertandingan melawan The Citizen –julukan Man City- nanti. Dia memastikan anak asuhnya bakalan bermain lebih keras dan kuat sejak awal laga.
“Kami harus menampilkan performa serba kuat. Blok rendah (pressing) kami harus lebih baik daripada yang kami lakukan di leg pertama,” kata Ancelotti, dilansir dari laman resmi Real Madrid, Rabu (4/5/2022).
“Kami harus menerapkan tekanan yang baik untuk menghindari operan di antara garis dan transisi. Kami tidak akan mengatur dengan blok rendah (pressing), itu pasti, tetapi di beberapa titik selama pertandingan, itulah yang akan terjadi,” tutur pria berusia 62 tahun itu.
Real Madrid akan bersua Man City di Santiago Bernabeu, Kamis (5/5/2022) dini hari WIB. Pada laga tersebut, Los Blancos bertekad meraih kemenangan demi lolos ke partai final Liga Champions musim ini, setelah di leg pertama kalah 3-4.
Baca Juga: Kejutan, Real Madrid Ditumbangkan Cadiz
Ancelotti mengakui akan menerapkan strategi berbeda saat pertandingan melawan The Citizen –julukan Man City- nanti. Dia memastikan anak asuhnya bakalan bermain lebih keras dan kuat sejak awal laga.
“Kami harus menampilkan performa serba kuat. Blok rendah (pressing) kami harus lebih baik daripada yang kami lakukan di leg pertama,” kata Ancelotti, dilansir dari laman resmi Real Madrid, Rabu (4/5/2022).
“Kami harus menerapkan tekanan yang baik untuk menghindari operan di antara garis dan transisi. Kami tidak akan mengatur dengan blok rendah (pressing), itu pasti, tetapi di beberapa titik selama pertandingan, itulah yang akan terjadi,” tutur pria berusia 62 tahun itu.
Lihat Juga :