Jelang vs Everton: Pendekatan Heavy Metal Klopp yang Agresif, Menghasilkan Liverpool yang Impresif
Minggu, 21 Juni 2020 - 07:03 WIB
"Liverpool telah meningkatkan kualitas peluang mereka di bawah kepemimpinan Klopp," kata Simon Gleave, kepala analisis olahraga di Gracenote seperti dilansir Reuters.
“Selama musim 2015/2016 di mana Klopp mengambil alih, peluang rata-rata upaya gol Liverpool adalah 9,5% menurut pemodelan statistik Gracenote. Musim ini, angka kritis itu berada pada 12,8%." (Baca juga: 20.000 Gamers Siap Jadi Bintang Terbaik di Esports Star Indonesia ).
Jumlah tersebut banyak dibuat oleh tiga pemain depan mematikan milik Klopp, dari Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino, yang mencetak 38 gol dan meraih 20 assist untuk mendorong Liverpool unggul 22 poin di puncak klasemen Liga Primer 2019/2020.
Sementara itu, Trent Alexander-Arnold telah mendefinisikan kembali peran full back dengan 12 assist, hanya di urutan kedua setelah playmaker Manchester City Kevin De Bruyne yang memiliki 16 assist.
Di pertahanan, Liverpool hanya menerima 8,26 tembakan per pertandingan dibandingkan dengan 10,7 di bawah Rodgers, dengan peningkatan drastis sebagian besar karena penandatanganan rekor klub 75 juta pound (Rp1,3 triliun) bek tengah Virgil van Dijk pada 2018.
“Selama musim 2015/2016 di mana Klopp mengambil alih, peluang rata-rata upaya gol Liverpool adalah 9,5% menurut pemodelan statistik Gracenote. Musim ini, angka kritis itu berada pada 12,8%." (Baca juga: 20.000 Gamers Siap Jadi Bintang Terbaik di Esports Star Indonesia ).
Jumlah tersebut banyak dibuat oleh tiga pemain depan mematikan milik Klopp, dari Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino, yang mencetak 38 gol dan meraih 20 assist untuk mendorong Liverpool unggul 22 poin di puncak klasemen Liga Primer 2019/2020.
Sementara itu, Trent Alexander-Arnold telah mendefinisikan kembali peran full back dengan 12 assist, hanya di urutan kedua setelah playmaker Manchester City Kevin De Bruyne yang memiliki 16 assist.
Di pertahanan, Liverpool hanya menerima 8,26 tembakan per pertandingan dibandingkan dengan 10,7 di bawah Rodgers, dengan peningkatan drastis sebagian besar karena penandatanganan rekor klub 75 juta pound (Rp1,3 triliun) bek tengah Virgil van Dijk pada 2018.
Lihat Juga :