Perangi Rasisme, Bek Liverpool Ingin Warga Kulit Hitam Masuk Jajaran Dewan Direksi Klub Sepak Bola

Minggu, 21 Juni 2020 - 01:30 WIB
Alexander-Arnold merasa aneh karena kurangnya perwakilan BAME di dalam jajaran dewan direksi maupun di posisi penting kepelatihan. Pemain berusia 21 tahun itu menyatakan sudah saatnya ada perubahan yang sistematis.

“Dengan sistem saat ini, tidak cukup ada kesetaraan. Untuk mengubah hal itu kami perlu warga berkulit hitam di jajaran dewan direksi. Kami juga perlu kesetaraan di bidang psyoterapis dan penyedia seragam pemain,” ucap Alexander-Arnold, dilansir skysport

Pemain berpostur 175 cm itu berharap semua orang, khususnya warga berkulit hitam punya kesempatan sama untuk memangku jabatan penting di dalam klub sepak bola. Dengan demikian bisa tercipta keadilan sesuai dengan semangat sportivitas.

“Kami perlu setiap orang mendapat kesempatan yang sama. Ketika melihat target di bursa transfer, Anda tidak akan peduli lagi dengan warna kulitnya. Anda hanya melihat berdasarkan bakat yang dimiliki si pemain,” lanjut Alexander-Arnold.

Alexander-Arnold merasa sebagai salah pemain yang rentan menjadi target sasaran rasis, punya peran besar dalam perjuangan melawan rasisme. Salah satu cara yang bisa dilakukannya adalah dengan mengerahkan yang terbaik di lapangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!