Ketika BWF Didik Pengungsi Suriah Jadi Guru Bulu Tangkis di Kamp

Minggu, 21 Juni 2020 - 09:18 WIB
''Badminton adalah olahraga untuk semua dan dengan demikian kami melihat peluang besar untuk bersatu dengan teman-teman kami di World Taekwondo untuk memberikan anak-anak dan remaja di Kamp Pengungsi Azraq jalan olahraga dan aktivitas fisik,” kata Presiden BWF Poul-Erik Høyer. ''Program BWF Shuttle Time Schools adalah kendaraan yang sempurna untuk membawa olahraga tambahan dan kegiatan yang menyenangkan bagi populasi kamp,”Hoyer melanjutkan.

Lihat Infografis: Ramai Bersepeda pada Masa Pandemi, Ini Tips agar Aman di Jalan Raya

BWF memiliki kemitraan lama dengan UNHCR (Badan Pengungsi PBB), setelah meluncurkan BWF-UN Badminton For All Project pada April 2017 dan bermitra dengan Kantor PBB untuk Olahraga untuk Pembangunan dan Perdamaian (UNOSDP) pada 2016. Høyer menambahkan: “Kami melakukan pekerjaan kami jika bulu tangkis dapat berkontribusi untuk kehidupan yang lebih baik bagi orang lain.”
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!