Biodata Apriyani Rahayu si Pembunuh Ratu Ganda Putri yang Menggemparkan

Minggu, 03 Juli 2022 - 15:11 WIB
Bersama Greysia, Apriyani juga meraih emas SEA Games 2019 dan dua medali perunggu di Kejuaraan Dunia pada 2018 dan 2019. Apriyani juga meraih medali perunggu Asian Games 2018 di beregu putri dan ganda dengan Greysia.

Setelah Greysia Polii pensiun, Apriyani mencari pasangan baru yang jatuh pada sosok Siti Fadia Silva Ramadhanti. Tidak butuh waktu lama bagi Apriyani/Fadia untuk menemukan chemistry. Keduanya pelan tapi pasti mulai cocok dan saling memahami.

Duet Apriyani/Fadia mengharumkan nama Indonesia ketika menyumbangkan medali emas SEA Games 2021. Di level turnamen, prestasi terbaik Apriyani/Fadia menjadi runner-up Indonesia Masters 2022.

Hari ini, Apriyani/Fadia memecah telur juara di Turnamen BWF Super 750 Malaysia Open 2022 di final. Duet Apriyani/Fadia mengalahkan ganda China Zhang Shuxian/Zheng Yu dengan skor 21-18, 12-21, 21-19 di Axiata Arena, kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (3/7/2022).

Sebelumnya, Apriyani/Fadia kembali menjadi pembunuh raksasa dengan menggulung Chen Qingchen/Jia Yifan di perempat final. Kemenangan itu sekaligus pembalasan kekalahan Apriyani/Fadia dari ganda nomor satu dunia itu asal China tersebut saat kalah di final Indonesia Masters 2022.

Apriyani Rahayu lahir di desa Lawulo, sebuah permukiman terpencil di Kabupaten Konawe di Sulawesi Tenggara. Apri adalah anak bungsu dari seorang buruh tani bernama Ameruddin Pora dan istrinya, Sitti Jauhar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!