Jika Inggris Ikuti Jejak Belanda, Kutukan Buat Mohamed Salah
Senin, 27 April 2020 - 07:07 WIB
Liga Primer Mesir dibatalkan selama dua tahun dan 11 Ultras Al-Masry dijatuhi hukuman mati kerusuhan tersebut.
Salah yang saat itu berusia 19 tahun adalah bintang menjanjikan di Al-Mokawloon meski klub tersebut tercecer di papan bawah. Namun, tetapi sebagai akibat penghentian liga, klubnya bertahan di papan atas dan Salah hengkang untuk memulai pertualangan di Eropa, menandatangani kontrak di Basel pada 2012–2014, Chelsea (2014–2016), Fiorentina (pinjaman, 2015), AS Roma (2015–2016 pinjaman, dan 2016–2017 permanen), serta Liverpool.
Mantan kapten Al-Mokawloon, Mohamed El Akabawy mengatakan kepada SunSport: "Yang pasti, Salah akan merasa dikutuk bahwa dia mengalami dua musim dibatalkan."
Salah yang saat itu berusia 19 tahun adalah bintang menjanjikan di Al-Mokawloon meski klub tersebut tercecer di papan bawah. Namun, tetapi sebagai akibat penghentian liga, klubnya bertahan di papan atas dan Salah hengkang untuk memulai pertualangan di Eropa, menandatangani kontrak di Basel pada 2012–2014, Chelsea (2014–2016), Fiorentina (pinjaman, 2015), AS Roma (2015–2016 pinjaman, dan 2016–2017 permanen), serta Liverpool.
Mantan kapten Al-Mokawloon, Mohamed El Akabawy mengatakan kepada SunSport: "Yang pasti, Salah akan merasa dikutuk bahwa dia mengalami dua musim dibatalkan."
(sha)
Lihat Juga :