Tetap Dilarang Berkelompok, NBA Izinkan Tim Buka Fasilitas Latihan
Senin, 27 April 2020 - 13:13 WIB
Pemberlakuan ini tak lepas dari kebijakan beberapa negara bagian AS yang telah mencabut pembatasan sosial, khusus Georgia, pekan lalu. Oklahoma City dijadwalkan melakukan hal yang sama pekan depan. Texas juga bisa segera membuka beberapa arena kebugaran. Namun, salah satu pihak NBA sempat mengatakan bahwa para pebasket lebih senang berada di fasilitas tim dibandingkan pusat kebugaran umum.
Hal itu yang membuat tim di negara bagian bersangkutan mendapat sedikit keuntungan dibandingkan tim yang bermain di negara bagian yang lebih terpukul oleh pandemi virus yang juga biasa disebut 2019-nCov. Termasuk empat tim di California yang masih memberlakukan tetap di rumah sampai waktu yang belum ditentukan.
Komisaris NBA Adam Silver berharap ada standar untuk para pemainnya mendapatkan fasilitas di tengah wabah yang menjangkit lebih dari 200 negara tersebut. Namun, dia tetap belum bisa memastikan kapan kompetisi bisa kembali bergulir. Menurutnya, situasi di berbagai daerah AS berbeda-beda yang membuat pihaknya harus memikirkan secara matang apa yang harus dilakukan ke depan.
"Kami beroperasi di banyak yurisdiksi yang berbeda, jadi harus memperhatikan aturan yang berbeda. Negara bagian demi negara, kota demi kota. Tapi kami, pada akhirnya, adalah liga nasional, jadi kami merasa berkewajiban untuk menetapkan apa yang kami pikir merupakan standar yang tepat untuk para pemain kami,” Silver melanjutkan, “kami sangat berpengaruh dengan apa yang dilakukan pemerintah kota. Kami menerima semua data. Tapi saya pikir itu jelas untuk mengoperasikan liga dan kami memerlukan seperangkat standar nasional yang konsisten." (Raikhul Amar)
Hal itu yang membuat tim di negara bagian bersangkutan mendapat sedikit keuntungan dibandingkan tim yang bermain di negara bagian yang lebih terpukul oleh pandemi virus yang juga biasa disebut 2019-nCov. Termasuk empat tim di California yang masih memberlakukan tetap di rumah sampai waktu yang belum ditentukan.
Komisaris NBA Adam Silver berharap ada standar untuk para pemainnya mendapatkan fasilitas di tengah wabah yang menjangkit lebih dari 200 negara tersebut. Namun, dia tetap belum bisa memastikan kapan kompetisi bisa kembali bergulir. Menurutnya, situasi di berbagai daerah AS berbeda-beda yang membuat pihaknya harus memikirkan secara matang apa yang harus dilakukan ke depan.
"Kami beroperasi di banyak yurisdiksi yang berbeda, jadi harus memperhatikan aturan yang berbeda. Negara bagian demi negara, kota demi kota. Tapi kami, pada akhirnya, adalah liga nasional, jadi kami merasa berkewajiban untuk menetapkan apa yang kami pikir merupakan standar yang tepat untuk para pemain kami,” Silver melanjutkan, “kami sangat berpengaruh dengan apa yang dilakukan pemerintah kota. Kami menerima semua data. Tapi saya pikir itu jelas untuk mengoperasikan liga dan kami memerlukan seperangkat standar nasional yang konsisten." (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :