Obituari Johnny Famechon Legenda Tinju Australia yang Meninggal di Usia 77
Kamis, 04 Agustus 2022 - 13:15 WIB
Legenda Tinju Australia Johnny Famechon Meninggal Dunia. Foto: Sydney Morning Herald
MELBOURNE - Legenda tinju Australia, Johnny Famechon, meninggal dunia di usia 77 tahun, Kamis (4/8/2022). Mantan juara dunia WBC itu sempat cedera otak akibat kecelakaan mobil.
Menurut laporan Sport Australia Hall of Fame dikutip Nypost, Famechon menghembuskan napas terakhirnya di Melbourne setelah lama terbaring sakit. Sport Australia Hall of Fame mengumumkan kematian Famechon dalam sebuah pernyataan hari ini.
Baca Juga: Fantastis! Sabuk Keramat Muhammad Ali Laku Terjual Rp92,5 Miliar
Ketua Sport Australia Hall of Fame, John Bertrand memuji kiprah dan sikap Famechon baik sebagai atlet tinju maupun masyarakat. Bahkan, dia menyebut Famechon disebut sebagai pahlawan Australia.
“Johnny Famechon adalah salah satu petinju Australia paling populer sepanjang masa. Johnny adalah juara dunia kami yang rendah hati dan terampil, menunjukkan esensi dari cara kami melihat pahlawan kami. Dia adalah puisi yang bergerak,” kata John Bertrand.
Famechon memenangkan sabuk juara dunia WBC pertamanya ketika melawan petinju Kuba, Jose Legra, di Albert Hall London pada tahun 1969. Selain itu, Famechon bertinju secara profesional selama lebih dari 20 tahun dan memiliki rekor 56 kemenangan dengan 20 KO, enam seri dan lima kekalahan.
Menurut laporan Sport Australia Hall of Fame dikutip Nypost, Famechon menghembuskan napas terakhirnya di Melbourne setelah lama terbaring sakit. Sport Australia Hall of Fame mengumumkan kematian Famechon dalam sebuah pernyataan hari ini.
Baca Juga: Fantastis! Sabuk Keramat Muhammad Ali Laku Terjual Rp92,5 Miliar
Ketua Sport Australia Hall of Fame, John Bertrand memuji kiprah dan sikap Famechon baik sebagai atlet tinju maupun masyarakat. Bahkan, dia menyebut Famechon disebut sebagai pahlawan Australia.
“Johnny Famechon adalah salah satu petinju Australia paling populer sepanjang masa. Johnny adalah juara dunia kami yang rendah hati dan terampil, menunjukkan esensi dari cara kami melihat pahlawan kami. Dia adalah puisi yang bergerak,” kata John Bertrand.
Famechon memenangkan sabuk juara dunia WBC pertamanya ketika melawan petinju Kuba, Jose Legra, di Albert Hall London pada tahun 1969. Selain itu, Famechon bertinju secara profesional selama lebih dari 20 tahun dan memiliki rekor 56 kemenangan dengan 20 KO, enam seri dan lima kekalahan.
Lihat Juga :