Kritik Erdogan, Enes Kanter Siapkan Jersey NBA Khusus
Selasa, 30 Juni 2020 - 13:30 WIB
Menurut republicworld.com, ayah Enes Kanter, Mehmat ditangkap pada 2019 karena dituduh menjadi bagian dari organisasi teroris di Turki. Ayahnya baru-baru ini dibebaskan namun terancam penjara selama 15 tahun jika terbukti bersalah dalam pengadilan selanjutnya.
Kanter percaya bahwa ayahnya dibebaskan sebagai akibat adanya tekanan pada pemerintah Turki. Pemain Boston Celtics ini juga meyakini bahwa pemerintah Turki 'takut' atas berbagai suara kritikannya selama ini.
"Hari ini aku mengetahui bahwa 7 tahun setelah ayahku ditangkap, membawanya ke pengadilan yang dibuat-buat dan menuduhnya sebagai penjahat hanya karena dia ayahku. Ayah Saya Kini Telah Dibebaskan!" postingnya di Twitter.
Dalam foto yang diposting di Intagram Enes Kanter menyuarakan sikap terbarunya menentang kebijakan pemerintah Erdogan selama beberapa tahun terakhir. Dia juga telah menyeru kepada pemerintahan AS untuk mengakhiri penindasan Erdogan terhadap warga Turki.
Sebuah laporan juga menyatakan bahwa Turki telah meminta ekstradisi Kanter tahun lalu karena tuduhan menjadi bagian dari kelompok teroris. Kanter, menepis semua tuduhan itu.Dengan pembebasan ayahnya, Kanter berharap orang tuanya dapat memperoleh visa dan pindah ke Amerika Serikat.
Kanter percaya bahwa ayahnya dibebaskan sebagai akibat adanya tekanan pada pemerintah Turki. Pemain Boston Celtics ini juga meyakini bahwa pemerintah Turki 'takut' atas berbagai suara kritikannya selama ini.
"Hari ini aku mengetahui bahwa 7 tahun setelah ayahku ditangkap, membawanya ke pengadilan yang dibuat-buat dan menuduhnya sebagai penjahat hanya karena dia ayahku. Ayah Saya Kini Telah Dibebaskan!" postingnya di Twitter.
Dalam foto yang diposting di Intagram Enes Kanter menyuarakan sikap terbarunya menentang kebijakan pemerintah Erdogan selama beberapa tahun terakhir. Dia juga telah menyeru kepada pemerintahan AS untuk mengakhiri penindasan Erdogan terhadap warga Turki.
Sebuah laporan juga menyatakan bahwa Turki telah meminta ekstradisi Kanter tahun lalu karena tuduhan menjadi bagian dari kelompok teroris. Kanter, menepis semua tuduhan itu.Dengan pembebasan ayahnya, Kanter berharap orang tuanya dapat memperoleh visa dan pindah ke Amerika Serikat.
Lihat Juga :