Tak Cuma Trofi, Ini 8 Keuntungan Finansial yang Disumbang Klopp untuk Liverpool
Jum'at, 03 Juli 2020 - 10:05 WIB
Liverpool beruntung memiliki Juergen Klopp. Tak hanya trofi dia juga menyumbang keuntungan finansial/Foto/dok SINDOnews
LIVERPOOL - Liverpool beruntung memiliki Juergen Klopp . Tak hanya trofi Liga Champions dan Liga Primer Inggris yang dia persembahkan, mantan pelatih Borussia Dortmund ini juga memberi banyak keuntungan finansial bagi The Reds sejak kedatangannya ke Anfield.
Kondisi keuangan Liverpool meningkat sejak Klopp datang ke klub Merseyside tersebut pada Oktober 2015. Penunjukan Klopp sebagai manajer telah mengubah neraca keuangan mereka, dan ada sejumlah peningkatan yang tercatat positif. (Baca juga: Digunduli Man City, Liverpool Telan Kekelahan Kedua ).
Mengutip planetfootball.com yang mengeksplorasi data dari ahli keuangan sepakbola Swiss Ramble, berikut 8 statistik yang menarik tentang perubahan keuangan Liverpool sejak kehadiran Klopp.
1. Sebelum penunjukan Klopp, pada musim 2014/2015, klub menghasilkan pendapatan 298 juta poundsterling (Rp5,3 triliun) dan tagihan gaji senilai 166 juta pounds (Rp2,9 triliun). Pada 2018/2019, pendapatan mereka naik 79% menjadi 533 juta pounds (Rp9,6 triliun), meskipun tagihan upah mereka juga hampir dua kali lipat, naik menjadi 310 juta pounds (Rp5,5 triliun).
Kondisi keuangan Liverpool meningkat sejak Klopp datang ke klub Merseyside tersebut pada Oktober 2015. Penunjukan Klopp sebagai manajer telah mengubah neraca keuangan mereka, dan ada sejumlah peningkatan yang tercatat positif. (Baca juga: Digunduli Man City, Liverpool Telan Kekelahan Kedua ).
Mengutip planetfootball.com yang mengeksplorasi data dari ahli keuangan sepakbola Swiss Ramble, berikut 8 statistik yang menarik tentang perubahan keuangan Liverpool sejak kehadiran Klopp.
1. Sebelum penunjukan Klopp, pada musim 2014/2015, klub menghasilkan pendapatan 298 juta poundsterling (Rp5,3 triliun) dan tagihan gaji senilai 166 juta pounds (Rp2,9 triliun). Pada 2018/2019, pendapatan mereka naik 79% menjadi 533 juta pounds (Rp9,6 triliun), meskipun tagihan upah mereka juga hampir dua kali lipat, naik menjadi 310 juta pounds (Rp5,5 triliun).
Lihat Juga :