Ketum PSSI Minta Maaf Atas Tragedi Kanjuruhan, Netizen: Mundur adalah Ksatria!

Minggu, 02 Oktober 2022 - 14:10 WIB
Baca Juga: Presiden AFC Soroti Tragedi Kanjuruhan 129 Orang Meninggal usai Arema FC vs Persebaya

Kerusuhan itu akhirnya berubah menjadi tragedi Kanjuruhan ketika polisi menembakkan gas air mata ke tribun penonton. Tindakan polisi yang menembakkan gas air mata itu membuat suporter semburat menyelamatkan diri dengan berebut keluar dari stadion Kanjuruhan.

Dalam kondisi panik akibat mata pedih dan sesak napas terkena asap gas air mata, suporter berdesakan keluar stadion. Akibat berdesakan, terinjak-injak membuat suporter kehabisan napas. Jumlah awal korban meninggal awalnya 127 orang hingga terus bertambah menjadi 153 orang. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah mengingat banyak korban yang dirawat di rumah sakit.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!