Tragedi Kanjuruhan, FIFA Kibarkan Semua Bendera Negara Anggota Setengah Tiang
Senin, 03 Oktober 2022 - 02:02 WIB
Saat itu, para pendukung Arema yang tidak puas dengan hasil pertandingan melempari botol kepada para pemain. Dua menit kemudian, para pemain Arema FC menyusul berlari masuk ke ruang ganti. Saat itulah para pendukung mulai turun dari tribun menuju lapangan.
Baca juga: Kapolri Tegaskan Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Tembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
Namun, keributan yang terjadi di lapangan sontak berusaha diamankan pihak kepolisian. Akan tetapi, polisi tak bisa mengamankan sejumlah Aremania yang memaksa masuk menyerang pemain ke dalam stadion. Sehingga, pihak kepolisian terpaksa harus menembakkan gas air mata.
Akibatnya, korban jiwa berjatuhan, hingga kabarnya untuk saat ini mencapai 125 nyawa melayang menurut laporan Polri. Salah satu hal yang disoroti adalah ketika pihak kepolisian menembakkan gas air mata. Padahal, pihak FIFA sudah menegaskan jika gas air mata dilarang digunakan pada saat pertandingan.
Terlepas dari hal itu, FIFA masih akan mendalami tragedi Kanjuruhan yang mencekam tersebut. Namun, induk sepak bola dunia itu turut menghormati kematian para korban jiwa dengan mengibarkan bendera negara anggotanya setengah tiang di markas FIFA.
Baca juga: Kapolri Tegaskan Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Tembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
Namun, keributan yang terjadi di lapangan sontak berusaha diamankan pihak kepolisian. Akan tetapi, polisi tak bisa mengamankan sejumlah Aremania yang memaksa masuk menyerang pemain ke dalam stadion. Sehingga, pihak kepolisian terpaksa harus menembakkan gas air mata.
Akibatnya, korban jiwa berjatuhan, hingga kabarnya untuk saat ini mencapai 125 nyawa melayang menurut laporan Polri. Salah satu hal yang disoroti adalah ketika pihak kepolisian menembakkan gas air mata. Padahal, pihak FIFA sudah menegaskan jika gas air mata dilarang digunakan pada saat pertandingan.
Terlepas dari hal itu, FIFA masih akan mendalami tragedi Kanjuruhan yang mencekam tersebut. Namun, induk sepak bola dunia itu turut menghormati kematian para korban jiwa dengan mengibarkan bendera negara anggotanya setengah tiang di markas FIFA.
Lihat Juga :