Real Madrid vs Osasuna Diawali Mengheningkan Cipta Tragedi Kanjuruhan
Senin, 03 Oktober 2022 - 02:46 WIB
Begitu selesai, tepuk tangan pun diberikan oleh ribuan pasang mata yang hadir di Santiago Bernabeu. Tentu saja, hal itu benar-benar menunjukkan rasa hormat yang tinggi kepada tragedi yang melukai dunia sepakbola Tanah Air tersebut.
Baca juga: Kapolri Tegaskan Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Tembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
Seperti diketahui, kerusuhan pecah di Stadion Knanjuruhan setelah Arema FC dibekuk Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023. Para Aremania yang tidak terima tim kesayangan mereka dikalahkan sang rival bebuyutan langsung menyerbu ke lapangan begitu laga usai.
Pihak keamanan pun mencoba mengontrol masa dengan melepaskan gas air mata ke tribun penonton. Namun, hal itu justru membuat ribuan penonton panic dan berdesakkan mencari jalan keluar.
Alhasil, banyak dari mereka yang terinjak-injak dan mengalami sesak napas. Bahkan, menurut keterangan resmi yang diberikan oleh pihak kepolisian, sejauh ini terdata 125 orang meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Baca juga: Kapolri Tegaskan Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Tembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
Seperti diketahui, kerusuhan pecah di Stadion Knanjuruhan setelah Arema FC dibekuk Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023. Para Aremania yang tidak terima tim kesayangan mereka dikalahkan sang rival bebuyutan langsung menyerbu ke lapangan begitu laga usai.
Pihak keamanan pun mencoba mengontrol masa dengan melepaskan gas air mata ke tribun penonton. Namun, hal itu justru membuat ribuan penonton panic dan berdesakkan mencari jalan keluar.
Alhasil, banyak dari mereka yang terinjak-injak dan mengalami sesak napas. Bahkan, menurut keterangan resmi yang diberikan oleh pihak kepolisian, sejauh ini terdata 125 orang meninggal dunia akibat insiden tersebut.
(sha)
Lihat Juga :